Cerita Mama Fabian

Pergeseran fungsi konsultan IT

February 6, 2008 · 27 Comments

Sejalan dengan berkembangnya dunia Teknologi Informasi, peran IT tidak hanya murni berupa desain applikasi, pembangunan applikasi (coding), database, hardware, pembanguan jaringan dan hal teknik lainnya. IT sudah menjadi bagian yang dapat menyumbang lebih terhadap perkembangan bisnis, bahkan dapat meningkatkan sales.

 Misal dalam business yang sama, bila yang satu didukung IT yang kuat, dapat berkembang lebih cepat bila dibandingkan dengan cara tradisional. Hal ini karena IT memungkinkan bisnis untuk mendapat informasi yang lebih cepat dan akurat dan akhirnya dapat membuat keputusan bisnis yang tepat pula.

Para sarjana teknik infomatika yang baru saja lulus, sudah mulai menggeser minatnya dari programming (coding) ke arah system/business analyst. Business analyst bisa dibilang adalah bagian yang mendesain sistem yang dibutuhkan oleh user. Secara umum jalur ini yang ditawarkan oleh konsultan IT. 

Didunia IT sendiri,  konsultan bermunculan seperti jamur dimusim hujan. Tapi ada seleksi yang membuat beberapa konsultan dapat bertahan, sedang yang lain tidak. Seperti yang konsultan ketahui, orang bisnis hanya tahu bagaimana cara ber-bisnis, tapi tidak tahu bagaimana dasar-dasar dan penerapan IT dan inilah yang mereka coba tawarkan. Tapi yang menarik adalah, cara melakukan bisnis dapat berubah total bila menggunakan teknologi yang berbeda.

Biasanya, konsultan akan bertanya fungi-fungsi apa yang butuhkan oleh orang bisnis, lalu dicocokan dengan solusi yang dipunyai. Bila ada beberapa hal yang tidak cocok, maka dengan senang hati, para konsultan akan melakukan “customation” dari applikasi yang mereka tawarkan agar sesuai dengan alur kerja kliennya. Tentu saja dengan bayaran “man days” yang cukup tinggi.

Kalau dilihat lebih dalam, sebenarnya ada potensi-potensi fungsi bisnis yang dapat ditingkatkan dengan merubah cara kerja bisnis yang sudah menjadi “kebiasaan” bertahun-tahun menjadi cara baru yang menggunakan bantuan IT.

Contoh kasus sederhana dalam bidang komunikasi: Biasanya jalur komunikasi antar karyawan baik dalam satu departement maupun  antar departement, biasa dilakukan dengan email atau surat/form. Sampai-sampai, sebagian besar waktu dari karyawan hanya habis dalam membaca dan membalas email, yang kadang juga bukan konsumsinya.

Bila orang bisnis ditanyakan apa yang mereka butuhkan, mungkin mereka akan menjawab ”kami butuh email yang lebih terorganisir yang bisa dikategorikan sehingga dapat dibaca dengan cepat” atau ”kami butuh applikasi yang dapat membuat form secara cepat  sehingga tidak perlu mengetik setiap kali perpindahan informasi dilakukan”.  Mereka akan meminta solusi yang mungkin hanya satu langkah didepan..

Padahal Portal intranet dan teknologi RSS yang dapat memfasilitasi komunikasi dalam suatu perusahaan dengan lebih baik karena informasi akan ditujukan kepada orang-orang yang tepat dan dalam waktu yang cepat pula. Konsultan harus mengerti benar masalah mereka dan memberikan  solusi yang tepat. Mungkin pada awalnya mereka akan mengatakan, kami tidak butuh ini.. tapi biarlah mereka mencobanya dahulu dan merasakan manfaatnya.

Sayangnya, kadang orang terlalu nyaman dengan cara yang lama. Sehingga mereka menolak atau memandang negatif terhadap perubahan yang ditawarkan oleh IT. Memang ada pula solusi IT yang membuat perubahan besar tapi malah membunuh bisnis itu sendiri. Tapi disinilah letak dari fungsi konsultan IT. Orang bisnis tidak tahu mengenai IT, sedangkan orang IT tidak tahu bisnis. Konsultan-lah yang seharusnya mengetahui keduanya. 

Maka dari itu tidak jarang dari kasus-kasus yang dianggap orang dapat diselesaikan dengan menggunakan applikasi baru, malah kadang hanya perlu merubah prosedur kerja mereka dan menggunakan teknologi yang sebenarnya sudah mereka miliki.

Inilah yang dimaksud dengan pergeseran fungsi konsultan IT.  Konsultan tidak hanya menguasai IT tapi juga business proses dan ”best practices”.

Categories: pemikiran
Tagged: , , ,

27 responses so far ↓

  • Saiful Adi // July 10, 2008 at 9:53 am | Reply

    sejauh mana keterlibatn konsultan IT dalam sebuah perusahaan bisnis online?

    Berapa gaji seorang konsultan atau bagaimna menentukan gaji seorang konsultan?

    terima kasih atas jawabannya

  • hsan6 // July 14, 2008 at 4:54 am | Reply

    Dear Saiful,

    Menurut saya, tidak terbatas dari jenis perusahaannya (bisnis online, manufaktur, retail, dll) , konsultan IT dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan bisnisnya. Akan tetapi, keterlibatan konsultan akan ditentukan oleh pengetahuan yang dimiliki oleh pemilik atau anggota perusahaan mengenai jenis teknologi yang dapat membantunya.
    Bila anggota perusahaan adalah kumpulan bisnis-man.. mungkin mereka membutuhkan konsultan untuk memikirkan bagaimana agar teknologi sejalan dengan strategi mereka, bukan malah mempersulit pekerjaan.

    Untuk masalah gaji, sepertinya sangat tergantung dari banyak hal, salah satunya adalah jenis teknologinya. Sama seperti bidang jasa lainnya, kualitas pekerjaan dan kepuasaan konsumen adalah hal yang sangat penting. Selain itu dari jam terbang juga pengaruh, konsultan yang sudah banyak melakukan implementasi teknologi akan mengetahui hal-hal yang menjadi rintangan dan solusinya, sehingga memperkecil resiko implementasi. Semakin bervariasi dan kompleks teknologi yang pernah ditangani, maka semakin tinggi rate konsultan tersebut..

    semoga menjawab..

  • Medan-It // September 3, 2008 at 8:55 pm | Reply

    BPR merupakan tantangan yang paling berat, apalagi ketika client tidak tahu apa yang mereka butuhkan (ini parah).

    artikel yang bagus, salam kenal :)

  • Full // September 11, 2008 at 6:46 am | Reply

    Saya seorang mahasiswa Ilmu Komputer di sebuah perguruan tinggi neferi di Semarang. Saya sangat tertarik menjadi seorang konsultan IT. Tapi seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa orang bisnis kurang melek IT dan orang IT kurang melek bisnis. Menurut anda bgmn saya harus memulai langkah saya menjadi seorang konsultan IT??
    Untuk sekarang saya masih kuliah dan “tersesat” di dunia coding alias jadi programmer..

  • hsan6 // September 18, 2008 at 3:58 am | Reply

    Dear Full,
    Kalau dari pengamatan saya, dunia IT sebenarnya tidak hanya 1 macam saja, tapi berbagai bidang. Masing-masing memiliki masa depannya sendiri. Begitu juga didalam konsultan IT, yang saya bahas disini adalah yang lebih kearah applikasi. Ada yang spesialisasi di programmer, ada yang spesialisasi di business analyst/designer, ada yang lebih kearah management proyek.

    Jadi kalau anda menjadi programmer, bukan berarti anda memiliki peluang lebih kecil di dunia IT. Bila minat anda terletak di coding, maka perdalamlah disalah satu teknologi, entah itu komunikasi, atau middleware, atau ERP, atau custom application (bisa .net, java, dll), atau web (bisa ASP, php). Apapun pilihannya, pastikan adalah yang membuat anda tertantang dan yang disukai oleh anda.

    Semoga sedikit memberikah pencerahan..

  • Daniel // November 6, 2008 at 5:18 am | Reply

    Saya bercita – cita ingin menjadi IT consultant meskipun saya masih mahasiswa perguruan tinggi negeri di depok…
    Langkah apa saja yang saya perlukan untuk menjadi modal awal menjadi IT consultant?
    Bagaimana cara menjadi konsultan IT yang maju dan berkembang serta mempunyai client yang loyal?
    Apakah harus mempunyai pengalaman bekerja di bidang IT consultant?
    Sebenarnya banyak sekali yang saya ingin tanyakan…
    terima kasih…

  • hsan6 // November 8, 2008 at 4:30 pm | Reply

    Hai Daniel,
    sama seperti semua pekerjaan lainnya, bila anda ingin sukses, kunci pertama adalah bekerja sesuai passion anda. Bila dunia konsultan IT adalah dunia yang membuat anda bisa ‘enjoy’ dalam bekerja, maka jangan ragu untuk terjun ke dunia ini.
    Bila anda telah menemukan bidang spesifik yang sesuai dengan minat anda, teruslah perdalam ilmu di bidang tersebut.Jadilah ahli dibidang tersebut.
    Jangan lupa untuk membangun networking yang kuat. Buatlah relasi sebanyak mungkin. Ini sangat dibutuhkan untuk pekerjaan seperti konsultan.
    Kalau urusan client yang loyal, ini adalah hasil akhir yang akan muncul dengan sendirinya bila anda dapat bekerja dengan konsisten dan kualitas yang terbaik. Jadi berikan yang terbaik utk client, pupuklah rasa kepercayaan mereka terhadap kemampuan anda. Mereka pasti akan kembali kepada anda disaat masalah datang.
    Mungkin ini yang bisa saya share..
    Selamat berjuang Daniel.

  • internisti // December 6, 2008 at 3:27 am | Reply

    saya kul ti,dan mengambil konsentasi jaringan,,jadi langkah dasar pa yang harus saya ambil agar mimpi saya menjadi seorang konsultan terwujud????…terima kasih

    • hen // December 8, 2008 at 2:02 pm | Reply

      Wah, ternyata banyak juga yah yang ingin jadi konsultan IT :)
      langkah pertama adalah menguasai bidang yang anda minati, dalam hal ini sepertinya jaringan/networking. Mumpung masih kuliah, ambillah ilmu sebanyak-banyaknya, kalau bisa jangan hanya teori, tapi juga praktek. Sekarang, banyak perusahaan yang membuka lowongan untuk kerja praktek..dari ini, anda akan melihat It tidak hanya dari dunia teori, tapi nyata dilapangan.
      Walau optional, sertifikasi international sepertinya mempermudah anda dalam menjual ketrampilan anda, karena standar yang sama dipakai dimana-mana sehingga orang dapat dengan mudah mengetahui level ketrampilan anda dibidang tersebut.
      hal terakhir yang paling esensial adalah membangun network.. bertemanlah sebanyaknya ..

  • internisti // December 9, 2008 at 4:57 am | Reply

    tapi seandainya setelah slsai kul s1 ini,apakah saya harus melanjutkan pendidikan lagi untuk menekuni bidang konsultan tersebutt ?????

  • hen // December 13, 2008 at 5:05 pm | Reply

    saya menganggap pertanyaan anda adalah apakah perlu S2.. menurut saya, sangat tergantung dari minat anda sendiri. bila memang passionnya adalah menjadi konsultan, maka lebih cepat memulai, akan lebih baik. lain halnya dengan yang masih ingin melihat2 dan mencari passionnya, sepertinya meneruskan S2 adalah kesempatan untuk menambah ilmu dan koneksi yang baik.
    Jadi, kalau memang ingin terjun kedunia konsultan IT, mulailah sesegera mungkin. kalau memungkinkan, carilah kerja part time..

  • internisti // December 15, 2008 at 4:57 am | Reply

    saya ingin setelah selesai kul s1 ini,lngsung terjun ke dunia konsultan it tanpa harus melanjutkan kul s2,,inginya.tapi pertanyaan nya !!!apakah bisa,,dan apakah bisa menjadi konsultan secara ortodidak,,terima kasih sekali..mau jwab pertanyaan yang saya berikan,krena sya ingin sekali terjun pada bidang tersebut..

    • hen // December 15, 2008 at 7:43 am | Reply

      oh ternyata pertanyaannya lebih kearah apakah perlu pendidikan spesial/khusus untuk menjadi konsultan. Menurut saya, keahlian untuk menjadi konsultan tidak dapat diperoleh dari bangku sekolah atau kursus. Pengalaman adalah guru yang paling baik.
      Kalau seorang fresh graduate mulai karirnya di perusahaan konsultan, maka dia akan mulai dari level developer (alias yang langsung turun tangan dengan coding, atau turun kelapangan). Bila sudah punya pengalaman baru mulai dipercaya untuk mendesain solusi, dan baru kemudian dipercaya untuk memimpin proyek.
      Oleh karena itu, di komentar terakhir saya, saya menyarankan untuk memulai lebih awal.. kalau bisa sambil kuliah mulailah mencari part time jobs..
      Semoga membantu

  • internisti // December 16, 2008 at 5:06 am | Reply

    wah saya berterima kasih sekali …
    jawaban dari ibu sangat membantu saya,,semoga setelah mebaca jawaban ini..impian saya dapat terwujud…sekali lagi,,terima kasihhhh,,,sekarang saya sudah mendapat gambaran tujuan masa depan saya….

  • strato // December 16, 2008 at 7:02 pm | Reply

    memang untuk menekuni wirausaha dibidang IT tidak cukup hanya dengan kemampuan akademis/teknis bidangnya. kemampuan sosial dan relationship serta insting untuk mencari market juga sangat diperlukan

  • internisti // December 31, 2008 at 4:29 am | Reply

    bu,seandainya da peluang,bagusnya saya kerja part time pa ya
    ??
    makasihhh

  • hen // January 2, 2009 at 11:30 am | Reply

    Wah, berpikir untuk kerja part time yah.. kalau ditanya pilih kerja yang mana, sepertinya bukan hal yang mudah dijawab.. karena mencari part time job sama seperti mencari pekerjaan, yang nota bene seperti mencari jodoh..

    Banyak hal yang menjadi faktor penentu. Hal pertama yang perlu diperhatikan untuk part time job adalah pembagian waktu, tenaga dan konsentrasi. It’s not an easy thing to do. Apalagi untuk mahasiswa. Jadi cobalah cari pekerjaan yang cukup fleksible dengan waktu kuliah anda.

    Bila niat anda dari part time job adalah mendapatkan ilmu, maka pilihlah yang memang sesuai dengan passion anda. Kalau bisa yang memang mengarah ke tujuan anda. Misal untuk fokus ke hardware, bisa dicari kerja part time di toko komputer yang merakit sendiri PCnya dan menerima service.. dari sana kita bisa mendapat pengalaman pemecahan masalah secara ril dan dari ahli di lapangan..

  • Armand // February 22, 2009 at 2:13 am | Reply

    Boleh juga pendapatnya, menurut saya tergantung skill level yang dimiliki oleh para lulusan IT. Business logic itu penting :D

  • asep ss // May 4, 2009 at 11:57 pm | Reply

    Saya bekerja di sebuah perusahaan kontraktor besar, dengan jam kerja wajib 1 hari seminggu. saya menangani maintenance komputer, server proxy, jaringan LAN dan WLAN. Apakah saya bisa di sebut Konsultan IT

    • hen // May 6, 2009 at 3:39 am | Reply

      Hai mas Asep, salam kenal..
      pertanyaannya sangat menarik.. sebenernya saya belum pernah memikirkan definisi konsultan IT. Kalau dilihat dari arti katanya, konsultan berarti orang yang memberi saran/konsultasi professional kepada client untuk suatu pekerjaan/tujuan tertentu. Tapi kalau dilihat dari sudut pandang yang lebih luas, semua pekerja IT sebenarnya dapat memberi saran kepada user di perusahaannya yang notabene tidak begitu mengerti mengenai IT.

      Jawaban untuk pertanyaan mas Asep, kembali ke peran yang diambil oleh mas Asep. Bila anda tidak hanya fokus untuk mengerjakan tanggung jawab yang terbatas pada prosedur, tapi berusaha untuk memperbaiki terus menerus sistem IT diperusahaannya sehingga memberikan saran kepada business user, berarti anda pun seorang konsultan IT

      Semoga menjawab ya… :)

  • rido alkholiq // June 5, 2009 at 10:18 am | Reply

    bu..

    kalo mw ambil peminatan untuk ke arah consultan it harus networking ya..? haha…bingun

    • hen // June 6, 2009 at 8:54 am | Reply

      @ rido: yang maksud dengan “networking” itu apa yah? apakah networking dalam arti banyak kenalan yang bisa memberikan referensi?
      Sepertinya, tidak hanya konsultan IT yang memerlukan hal ini.. semua jenis pekerjaan membutuhkan ini. Semakin luas networking anda, semakin besar peluang anda untuk berhasil.. bukankah begitu?

  • ridho alkholiq // June 12, 2009 at 8:44 am | Reply

    hmm.. enak x ya klo jago.
    tp masalah nya saya belom di trima di IT

    doaina aja di trima..ekwkwkw…

    tp klo belajar otodidak jg bs kan bu..

    emang nya klo Msk It cm Di tekan kan ke pemrograman doank ya? padahal kan banyak bgt bhs pemrograman..haha..

    maklum saya masih sekola jadi g ngerti

  • ruben // June 15, 2009 at 8:10 pm | Reply

    terima kasih atas artikelnya,. saya mahasiswa Teknik Informatika yang sebentar lagi mau wisuda,.yang mau saya tanyakan syarat utama untuk menjadi konsultan It itu apa?dan apakah harus menguasai tentang komputer?
    saya berencana ingin membuka sebuah konsultan IT tapi saya akan mengajak beberapa teman sebagai tenaga ahli?bagaimana menurut anda?

    terima kasih.

    • hen // June 18, 2009 at 9:47 am | Reply

      @ Ruben: sama-sama Ruben..semoga memberikan sedikit pencerahan ;)
      Kalau ditanya apa syarat utama untuk menjadi konsultan IT, saya akan memecah menjadi 2 kriteria, teknikal dan bisnis. Hal ini dikarenakan konsultan IT akan berada di antara 2 dunia, IT dan bisnis.

      Khusus yang teknikal, akan sangat bergantung pada spesialisasi IT yang diambil, bila area yang diminati adalah pembuatan custom application, sudah tentu memerlukan pengetahuan mengenai desain system architecture, database, coding, testing dll. Jadi arti teknikal disini meliputi pengetahuan di area IT yang mendukung agar jasa konsultasi dapat direalisasikan.

      Untuk jalur bisnis, dasar-dasar yang perlu dikuasai adalah teknik konsultasi (termasuk cara berkomunikasi dengan customer, menjual ide/presentasi, meyakinkan customer, analisa masalah, problem solving, membangun network). Selain itu perlu mengetahui dasar mengenai bisnis customer yang ditangani (termasuk pemetaan bisnis process, apa keuntungan yang didapat dari segi bisnis, kesulitan yang mungkin timbul dalam operational). Misal, antara customer yang small business dengan international business akan memiliki tantangan dan cara penanganan yang berbeda.

      Semoga cukup menjawab yah..dan good luck dengan usaha nya…

      Satu hal yang saya titipkan bila anda akan membuka usaha sendiri, fundamental yang tidak boleh terlupakan adalah kemampuan management dan leadership yang baik dari pendiri usaha. Sebaik/sepintar apapun di bidang specialist (IT, Bisnis, dll) tapi bila tidak didukung kemampuan me-manage resource (terutama HR), time dan kemampuan leader dalam membuat strategy jangka panjang, maka usaha itu tidak dapat bertahan lama..

  • diar // July 23, 2009 at 8:08 am | Reply

    hi mama fabian, nice to know you,
    i’m glad that i found your blog, and read this article, it gave me more point of view to run the business. thanks.

Leave a Comment