Thursday, June 05, 2008
Hal pertama yang terlintas setelah melakukan konsultasi dengan dr Darmawan adalah mendapatkan second opinion ke dokter lain. Berdasarkan anjuran dari dokter Sanders, saya membuat janji dengan dr Alexandra di RS Brawijaya. Dokter ini biasaya praktik di RS harapan kita.
Kesan pertama ketika bertemu dengan dokter Alexandra adalah santai dan ramah. Dokter ini berbeda jauh dengan dokter darmawan yang sama sekali tidak mau berkomunikasi dengan Fabian. Beberapa kali dia mengajak tos dan menggoda Fabian dengan menggetarkan tangan Fabian agar dia tersenyum.
Mungkin karena dokter sengaja ke RS Brawijaya untuk memenuhi janji dengan saya, maka saya dapat berkonsultasi cukup lama, sekitar 25 menit.
Hal pertama yang dilakukan dokter Alexandra setelah melihat hasil usg adalah meminta lampu senter. Dia langsung menerawang scrotum Fabian dan meng-konfirmasi bahwa benjolan yang ada di scrotum kanan Fabian berisi air.
Lalu dia menjelaskan dengan perlahan apa itu Hydrocele. Pada saat bayi dalam kandungan ibu, testisnya dibentuk di perut. Sekitar dibulan ke 7, testis turun ke scrotum dan sebelum lahir, saluran menuju scrotum sudah tertutup dengan rapat. pada beberapa bayi, saluran ini tidak tertutup.
Ada 2 kasus untuk kondisli lubang tidak tertutup. Pertama bila lubangnya besar, maka usus dapat masuk kedalam scrotum,ini disebut Hernia. Untuk kasus ini, harus segera dioperasi karena takut ususnya melilit dan menimbulkan kelainan dalam pencernaan.
Kedua bila lubangnya kecil, sehingga hanya air yang dapat turun (air disini adalah air di rongga perut yang mencegah usus menempel satu sama lain, bukan air dari dalam usus)– ini disebut hydrocele.
Untuk anak dibawah satu tahun yang menunjukkan gejala ini, akan dilakukan tindakan wait and see dan ditunggu sampai umur 1.5-2tahun. Bila ternyata lubangnya dapat tertutup sendiri, berarti tidak perlu tindakan sama sekali. Tapi bila ternyata masih ada setelah anak berumur 2 thhun, maka kemungkinan untuk menutup sendiri sangat kecil atau hampir tidak mungkin, maka harus dioperasi utk menutup lubangnya.
Lalu apakah tindakan untuk menunggu ini dapat mempengaruhi pertumbuhan testis? Bila terlalu lama iya, tapi bila sampai 2 tahun, tidak terlalu berpengaruh.
Apa yang dapat saya lakukan untuk memperkecil lubangnya selama masa wait and see ini? Tidak ada, hanya jangan dipijat, karena lubang yang dipijat tidak akan tambah kecil, malah menjadi pipih dan kemungkinan untuk masuk usus malah lebih besar. Pijat disini adalah pijat dibagian bawah perut (bukan di scrotum)
Lalu apakah bila Fabian suka mengangkat yang berat2 dapat memperbesar lubang? atau hal apa saja yang harus dilarang dari Fabian?
Kalau kasusnya hernia, memang benar tidak boleh mengangkat yang berat. Tapi untuk kasus hydrocele, tidak apa-apa. Jadi tidak ada yang perlu dilarang, biarkan berjalan seperti biasa.
lalu, apakah Fabian merasakan sakit karena keberadaan hydrocele ini? Tidak, tidak ada rasa sakit, mungkin hanya sedikit mengganggu karena ukurannya yang besar.
Untuk sunat, apakah perlu?
setelah Fabian diperiksa, dokter juga mengkonfirmasi bahwa lubang kencing Fabian kecil. Dan bila jadi dioperasi, maka dokter biasanya akan menawarkan untuk disunat juga. “Sekalian sakitnya”.
Kalau dioperasi maka apakah akan langsung kering atau bagaimana?
Biasanya hari pertama akan diberi salep waterproof, sehingga tidak terkena air. Jangan menggunakan pampers, sehingga bila dia pipis maka bisa langsung diganti celananya. Toh pipisnya kedepan, bukan kebagian yang dioperasi. Lalu dalam waktu 5 hari akan kering. Biasanya anak akan rewel sekali dalam waktu 24 jam pertama.
Lalu apakah harus bius total?
Bila anak dibawah 3 bulan, maka dokter berani untuk melakukan operasi dengan bius lokal, dan lebih baik lagi sebelum 10 hari (akan lebih sedikit sakitnya). Bila anak sudah diatas 3 bulan, harus dibius total. Bila anak sudah kelas 6 SD, dan sudah bisa diajak kompromi, baru bisa dengan bius lokal kembali.
Lalu apakah sunatnya dengan laser atau metode lain?
saya sudah lama meininggalkan metode laser karena operasinya lebih lama (karena harus memutar) dan lebih mahal, tapi hasilnya sama saja bila dibandingkan dengan gunting. Biasanya laser ini hanya disediakan di RS yang besar, sedang klinik2 kecil mungkin hanya dengan pemanasan..
Wah saya benar2 puas bertanya pada dokter ini.. semoga saja dia bisa sembuh sendiri yach..













1 response so far ↓
Sehat itu indah « Cerita Mama Fabian // October 26, 2008 at 1:07 am |
[...] ingat dengan kasus Hydrocele Fabian? Sekitar bulan juni saya bercerita banyak tentang penyakit ini di post ini. Nah tiba-tiba scrotum kanan Fabian kembali membesar !! hua!! padahal sudah 4 bulan terakhir [...]