Hydrocele pada anak 1tahun


Beberapa minggu terakhir ini, saya cukup dibingungkan dengan masalah scrotum (buah zakar)  yang membesar ini. Sampai saat ini saya pun belum mengambil keputusan apa yang akan dilakukan untuk mengatasi Hydrocele yang menyerang Fabian setelah menginjak usia 13 bulan. Tapi beberapa informasi berhasil saya dapatkan dari 3 dokter dan berbagai sumber lainnya di internet. Berikut adalah summarynya

Apa itu Hydrocele?

Hydrocele terdiri dari 2 kata “hydro” yang artinya air dan “cele” yang artinya kantung. Kantung air ini terletak di dalam scrotum dan berisi air rongga perut (bukan air dari usus atau lambung). Gejala yang dapat dilihat adalah pembesaran kantung zakar yang dapat terjadi pada salah satu atau kedua kantung. Bila pembesaran tersebut diterawang menggunakan senter, maka akan tembus pandang (sinar dapat terlihat).

Bagaimana kantung ini bisa terbentuk pada anak? 

Pada saat anak berada didalam kandungan, pembentukan testis terjadi pada perut bayi. Ketika kandungan berusia 7bulan, testis tersebut turun ke scrotum. Kemudian rongga antara perut dan scrotum tertutup perlahan2. 90% dari bayi memiliki rongga yang sudah tertutup, tapi sisanya masih ada celah. Akan tetapi proses penutupan ini masih dapat berlangsung ketika anak sudah lahir sampai usia 1 thn.

Apa bedanya Hydrocele dan hernia?

Keduanya disebabkan adanya rongga antara perut dan scrotum. Perbedaannya terletak pada besarnya lubang. Bila lubangnya sangat kecil, maka hanya air yang dapat lewat dan mengisi kantung di scrotum. Tapi bila cukup besar, maka usus pun dapat masuk kedalam rongga tersebut, ini lah yang disebut dengan hernia. Untuk kasus hernia, tindakan operasi harus segera dilakukan karena ada kemungkinan usus yang terjepit di rongga berputar dan melilit, sehingga mengganggu pencernaan penderita.

Apakah anak merasa sakit bila terkena Hydrocele?

Sebenarnya keberadaaan kantung tersebut tidak menimbulkan kesakitan pada anak, tapi keberadaanya yang cukup besar dapat mengganggu pergerakan dan menimbulkan ketidaknyamanan pada anak.

Bagaimana mengobatinya?

Alternatif pertama adalah dengan operasi. Operasi dilakukan dengan membuka sedikit bagian dari bawah perut (sekitar 2cm) dan mengikat rongga antar scrotum dan perut. Untuk ini, anak akan dibius total. Menurut dokter bedah, operasi ini tergolong operasi sedang dan membutuhkan waktu antara 15-30 menit.

Alternatif kedua dengan aspiration, yaitu metode untuk mengambil air melalui alat. Biasanya bagian yang akan dimasukan jarum akan diberi obat bius terlebih dahulu. Tapi cara ini tidak benar2 menyembuhkan, karena lubang antara rongga perut dan scrotum masih ada, dan potensi untuk munculnya Hydrocele cukup besar. Oleh sebab itu dokter tidak merekomendasikan alternatif ini.

Bagaimana bila Hydrocele dibiarkan saja tanpa tindakan apapun?

Untuk anak, hydrocele dapat menekan testis kebelakang dan ada kemungkinan menghambat pertumbuhan testis. Selain itu, bila ukurannya semakin besar, mungkin dapat menimbulkan resiko terjadi hernia.

Menurut dokter Alexandra (RS Harapan kita), untuk anak-anak, masih ada kemungkinan terjadinya penutupan lubang ini secara alami sampai anak berusia 2 tahun. Diatas usia tersebut, kemungkinannya sangat kecil dan lebih baik dioperasi.

Sebenarnya masih banyak pertanyaan saya yang sudah dijawab oleh dokter. Untuk lebih detail, saya akan posting detail pertanyaan saya sewaktu konsultasi ke tiga dokter, yaitu dr Sander Teddy, dr Hendrawan (RSPI), dan dr Alexandra di dalam posting selanjutnya.

12 Responses to Hydrocele pada anak 1tahun

  1. barangkali saya dapat dikirim semua yg anda ketahui mengenai hidrokel.anak saya usia 1,6 bulan kemarin saya periksakan ke dokter jg divonis hidrokel saya butuh info sebanyak-banyaknya tentang hal ini.. terima kasih

  2. Dear pak Cahyo,

    Saya mengetahui benar bagaimana khawatirnya seorang orang tua dengan hydrocele pada anak. Saya juga mencari semua sumber di internet, buku, kerabat dan lainnya. Tapi saya tidak menyimpannya dalam bentuk yang rapi..

    Kalau ada pertanyaan spesifik, bisa ditanya disini, dan kalau saya dapat menjawabnya, akan saya jawab.

    semua dasar pengetahuan saya dari penyakit ini, sudah saya rangkum di post ini. Bila anda ingin mengetahui detail konsultasi saya dengan dokter yang saya temui, bisa dilihat di post berikut:
    1. http://fabianyafa.wordpress.com/2008/06/12/cerita-konsultasi-dokter-ttg-hydrocele-part1/
    2. http://fabianyafa.wordpress.com/2008/06/12/cerita-konsultasi-dokter-ttg-hydrocele-part2/
    3. http://fabianyafa.wordpress.com/2008/06/12/cerita-konsultasi-dokter-ttg-hydrocele-part3/
    4. http://fabianyafa.wordpress.com/2008/06/12/cerita-konsultasi-dokter-ttg-hydrocele-part4/

  3. Oya, satu hal pak..
    sepertinya bapak jangan ambil keputusan tergesa-gesa. Sampai sekarang Fabian tidak dioperasi dan masih ok. Walau beberapa waktu yang lalu hydrocele sempat muncul kembali, tapi sekarang sudah normal kembali..

    Semoga hydrocele anak bapak bisa hilang dengan sendirinya ya..

  4. Anak saya 1M10d hidrokel juga,,apa bisa hilang y, klo operasi saya g tega..apa ada ritual buat penyembuhannya tanpa operasi..thank

    • Hallo mbak Ima,
      Saya dengar dari banyak sumber kalau banyak cara alternatif untuk menghilangkannya. tapi masalahnya adalah lubang antara rongga perut dan scrotum harus benar-benar tertutup agar hydrocele benar2 sembuh dan proses tersebut murni dari proses tubuh anak.
      Kalau anak mbak masih 1 bulan, masih bisa nunggu sampe 1.5 tahun. (kalau saya malah sampe 2 tahun). karena sebenernya masih ada harapan untuk terjadi penutupan secara alami. tapi kalau sudah 2 tahun, harapan menutupnya sudah sangat kecil. Memang hydrocelenya bisa hilang, tapi setiap kali dia membawa beban berat, akan timbul lagi..dan beresiko mengganggu pertumbuhan scrotum maka dari itu, saya ambil keputusan utk operasi. (memang berat utk memutuskannya)
      semoga lubangnya bisa menutup secara alami ya..

  5. Dokter… bagaimana mengetahui bahwa lubang antara rongga perut dan scrotum sudah tertutup atau belum… apakah sebelum operasi sudah memastikan akan hal itu… karena pada kasus anak saya setelah memeriksakannya ke dokter bedah direkomendasikan untuk langsung dioperasi… apakah pemeriksaan untuk memastikan itu sudah termasuk prosedur itu, atau dari inisiatif kita aja… maklum dok saya khawatir, kalo ternyata hirokel yang dialami anak saya termasuk dalam kategori yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa operasi, bila harus memeriksakannya sendiri metode pemeriksaannya seperti apa ya.. apa sama dengan USG (minta istilah kedokterannya dok)…. terima kasih atas penjelasannya…

    • Dear Sela,
      Maaf sebelumnya. Saya bukan dokter. Mungkin banyak artikel yang saya tulis disini yang terdengar seperti analisa dokter. TSemuanya adalah hasil dari konsultasi saya dengan dokter anak saya, hasil pencarian melalui internet dan dari pengalaman dengan anak saya.

      Jadi mohon maaf kalau saya tidak bisa memberi jawaban yang sesuai dengan ilmu kedokteran.
      Kalau dari pengalaman saya, hydrocele dapat diamati dari ukuran scrotum anak. Kalau memang tidak terjadi pembesaran utk jangka waktu tertentu, kemungkinan lubangnya sudah tertutup. Tapi kalau mau kepastian secara ilmiah, lebih baik konsultasi dengan dokter.

  6. Dear mama fabian,
    Tanggal 13 Juni 2010 yang lalu anak saya yang kedua (9 bulan) didiagnosa hydrocele. dokter mrekomendasikan utk dioperasi. Saya berusaha mencari informasi termasuk bertanya kepada dokter ahli andrologi. Jwbn yg saya terima sama dengan isi artikel ini, bhw tunggu sampai usia anak mencapai 1-2 thn, baru memutuskan tuk dioperasi. bukankah anak anda jg mgalami hal yg serupa? bila dlihat dari usianya skrg, apakah celah/ rongga itu sudah menutup ? lantas bgmana dg cairan yg ada dsna sebelumnya, apkh hilang dg sendirinya? atau msh dbutuhkan tindakan penyedotan cairan?

    • Hallo Ria,
      Maaf ya balasannya lama.. maklum lagi banyak kerjaan :)
      Sepertinya pengalaman kita cukup serupa.. tapi mungkin hasilnya belum tentu sama yah.. Untuk Fabian, setelah ditunggu sampai dia berumur 2 tahun, ternyata hydrocelenya masih suka muncul. Kadang hilang, tapi kadang ada. Memang tidak setiap saat, tapi bila sudah muncul, bisa bertahan beberapa minggu. Jadi akhirnya, kami memutuskan untuk melakukan operasi. Cerita tentang operasi hydrocele fabian saya tulis dalam post ini

      Kalau untuk cariannya, sebenernya tidak perlu disedot, karena secara alami akan terserap oleh tubuh. Jadi kalau mbak memutuskan untuk tidak operasi, maka tindakan penyedotan carian, mungkin diperlukan bila kantong airnya terlalu besar sehingga menghambat pergerakan anak. Tapi bila lubangnya tertutup secara alami ataupun melalui tindakan operasi, tidak perlu penyedotan cairan.

      Semoga saja, masih ada harapan menutup dengan alami ya…

  7. Salam kenal…..
    Saya punya anak usia 1tahun,dia jg di vonis dokter hydrocele dan dokter jg menyarankan untuk menunggu sampai usia 1 tahun lbh tuk di operasi.tp untuk minggu2 terakhir ini keadaan scrotumnya kadang membesar dan kadang mengecil.yang jd pertanyaan saya, apakah dia hrs di operasi atau tdk?apakah hydrocele mengganggu saat buang air kecil?
    Trima kasih.

  8. saya pnya anak umur 2taun 1 bln,dia sdng menderita bronhitis sma hydrocele.tp saya diksh tau sma orng2 bwa aja ke yg bsa,saya coba tp dah 5x blikan tak sembuh2(hydrocelenya).,klo bronhitisnya saya sllu rutin ke dokter specialis anak.saya bingung dengan adanya hydrocele itu pdhl ga dri lahir menderitanya bru2 ini (2bln)prtmanya main dipasir adukan kedua harinya biji testisnya membesar yg kanan,trus ktanya ada yg blng bsa di sunat tp pas mau di sunat malah dirujuk ke dokter bedah.pdhl ga ada nyeri sma sekali

  9. salam,
    anak saya juga sama, ada pembengkakan pada testisnya ciri-cirinya sama dengan hydrocele. umur anak saya sudah 3,3 tahun, apa tidak ada jalan lain selain dari operasi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s