Saya ingat betapa stress dan takutnya ketika mendekati waktu masuk kerja kembali setelah cuti melahirkan 3bulan lamanya. Dalam waktu 1 jam memerah, hanya sekitar 20 ml ASI yang dihasilkan. Padahal pada saat itu, Fabian sudah mencapai umur sekitar 1.5 bulan..
Lalu saya mulai mencari di internet, tips untuk memerah asi. Banyak yang saya dapat, tapi tidak ada yang dengan spesifik menjelaskan bagaimana cara memerah yang mereka gunakan. Sekarang, setelah 20 bulan memerah, saya memberanikan diri untuk menulis tips memerah asi berdasar pengalaman pribadi saya. Dan dibagian akhir, saya juga menyertakan reference yang sangat bagus, termasuk detail bagaimana cara memerah dengan tangan dan tips-tips dari ibu-ibu lainnya.
Pertama, yang perlu diperhatikan adalah konsep dari pemberian ASI yang sudah saya paparkan di post tips sukses asi eksklusif. Ini adalah dasar dari pemberian asi itu sendiri.
Kedua, cari informasi mengenai cara memerah yang lengkap. Saya sangat terlambat dalam mengetahui bahwa ada klinik laktasi yang dapat membantu ibu menyusui dalam masalah seputar asi dan menyusui dan banyak seminar yang di lakukan oleh institusi pendukung asi. Hal ini yang menyebabkan saya tidak berhasil menguasai teknik memerah dengan tangan. untuk detail dari klinik laktasi bisa dilihat disini. Saya pernah menghubungi hotline asi di (021) 315-4187 atau 390-4441 pesawat 2271 dan mengunjungi klinik laktasi carolus, tapi sudah terlambat karena pada saat itu saya hanya 1 minggu dari waktu akan masuk kerja kembali.. (more…)












