<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cerita Mama Fabian &#187; cerita Fabian</title>
	<atom:link href="http://fabianyafa.wordpress.com/category/cerita-fabian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fabianyafa.wordpress.com</link>
	<description>It contains of the thought and the feeling of a mother who love her son and her job.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Dec 2009 17:58:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fabianyafa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/832ed6797859e7f74f120e119359d8c6?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Cerita Mama Fabian &#187; cerita Fabian</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://fabianyafa.wordpress.com/osd.xml" title="Cerita Mama Fabian" />
		<item>
		<title>Cerita perkembangan Fabian di umur 32 bulan (2 thn 7 bulan)</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/22/cerita-perkembangan-fabian-di-umur-32-bulan-2-thn-7-bulan/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/22/cerita-perkembangan-fabian-di-umur-32-bulan-2-thn-7-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 17:58:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[mainan]]></category>
		<category><![CDATA[milestone]]></category>
		<category><![CDATA[mainan anak]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/22/cerita-perkembangan-fabian-di-umur-32-bulan-2-thn-7-bulan/</guid>
		<description><![CDATA[Pertama, Fabian sudah dinyatakan lulus ASI 31bulan. So happy that the weaning process has gone very well. Dia sekarang menjadi tambah berisi. Entah pertumbuhan berat yang cukup drastis ini disebabkan oleh pemberhentian ASI, atau karena nafsu makannya yang semakin tinggi, atau karena operasi hydrocelenya?&#160; Tapi yang pasti sekarang fabian memiliki kenaikan berat badan yang cukup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=233&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pertama, Fabian sudah dinyatakan lulus ASI 31bulan. So happy that the weaning process has gone very well. Dia sekarang menjadi tambah berisi. Entah pertumbuhan berat yang cukup drastis ini disebabkan oleh pemberhentian ASI, atau karena nafsu makannya yang semakin tinggi, atau karena operasi hydrocelenya?&#160; Tapi yang pasti sekarang fabian memiliki kenaikan berat badan yang cukup signifikan. Sekarang beratnya mencapai 14.5 kg. Padahal beberapa bulan yang lalu, dari 12 ke 13 kilo saja butuh waktu 6 bulan. </p>
<p>Selain itu, Fabian menjadi sangat gampang terkena pilek dan batuk. Pilek yang terakhir ini sudah hampir sebulan setengah dan belum sembuh sampai sekarang. Dia batuk berdahak, dan kadang keluar lewah ingus, tapi dia masih aktif seperti biasanya. Dokter Sanders pun mengatakan bahwa pileknya ini bukan karena infeksi, tenggorokannya ga radang, telinganya pun ok. Dia malah menanyakan mungkin Fabian ada alergi terhadap sesuatu dan kita diminta untuk memperhatikan lebih detail. </p>
<p> <span id="more-233"></span>
<p>Saya sudah berusaha mencari, sampai2 memberhentikan keramas dipagi hari (dgn asumsi takutnya karena dingin pada saat dikeramasin) tapi alhasil dia malah panas dalam dan beberapa hari yang lalu dia mimisan. Oya ttg mimisan, ceritanya juga heboh..soalnya ini baru pertama kali dan terjadi pada saat dia baru bangun. Saya cukup panik, karena dipikir darahnya keluar karena dia mencolok2 hidungnya.&#160; Lalu setelah darahnya berhenti keluar, fabian tetap sekolah. eh tidak lama kemudian ditelp gurunya, karena Fabian mimisan kembali dan minta pulang&#160; sama miss-nya. Tapi untungnya mimisan itu sudah berhenti. Padahal suster saya langsung prepare daun sirih.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kedua, yang paling berkesan adalah sangat sulit untuk memintanya tidur di malam hari. Bukan karena dia mencari nenen alias ASI, tapi karena dia belum ngantuk dan masih aktif sekali. Saya mencoba membuat ritual tidur dan mengurangi aktifitas yang membuat dia semakin segar di malam hari, tapi tetap saja dia meloncat2, berlari2 dan tetap segar. Hampir setiap hari Fabian tidur jam 12 malam. Saya sampai teler di kantor..walaupun kadang siangnya dia tdk tidur sekalipun. Entah berasal dari mana energynya itu. Kadang dia punya alasan macam2 pada saat persiapan tidur, mulai dari “ma, fafab mau minum”, “ ma, fafab mau pipis”, “ ma, bantalnya hangat, ganti ma” sampai ke “mau minum yogurt”. “mau baca buku lala the koala”</p>
<p>Dampak dari tidur malam ini adalah susahnya membangunkan di pagi hari. Mau dikitik2, dipanggil2, dipasang suara keras, tetap saja pulas. Hua.. agak susah ya.. masa dia bukan tipe morning person <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang ketiga adalah, dia sudah lancar naik sepeda. Amazingly, dalam waktu 2 minggu, dia sudah lancar mengendarai sepedanya itu *walau masih pake ban kecil dibelakang. Tapi dia berhasil figure out cara mengayuh pedal, pada saat kita sudah frustasi memberitahu kepadanya utk membuat 1 lingkaran penuh. (karena dia hanya membuat 1/2 lingkaran lalu mengayuh ke arah sebaliknya,sehingga sepedanya tidak bergerak sama sekali)</p>
<p>Yang keempat, sekarang Fabian sudah jauh bisa di ajak bicara. Dia bisa mengerti apa yang saya katakan dan kadang dia menceritakan kembali apa yang saya bilang kepada orang lain. Kalimatnya pun semakin panjang dan kompleks. Kadang saya terkejut dengan kemampuannya mengingat kata baru yang baru pertama kali dia dengar.</p>
<p>Dia sedang menjadi fans berat Barney show. Saya sampai hapal hampir semua lagunya, karena seringnya menonton&#160; bersama dia. Fabian pun sangat senang ikut bernyanyi pada saat menonton DVD barney.</p>
<p>Yang terakhir, dia sudah mulai menunjukan minat ke Lego.. dan yes, saya sudah membeli lego yang menurut kardusnya utk 4 thn keatas (karena banyak part yang kecil2). Walau agak sutress melihat harganya.. tapi ini toh salah satu mainan terbaik untuk melatih daya imajinasinya.</p>
<p>Dan untuk mainan yang menjadi favorit adalah Mobil replika dari Tomica. Papanya pun senang mengoleksinya. Sampai sekarang kita sudah punya 24 mobil dan sudah menjadi anggota club tomica di fun city. jadi kalau beli, bisa dapat discount 5% (lumayan lah) Fabian senang sekali membuat ramp atau polisi tidur yang dia bilang dengan sebutan Jugjlek… atau memainkannya di alas bergambar jalan kota dari ELC. Selain itu, Play doh masih juga dimainkan, tapi yang menjadi favorit adalah sepeda dan bermain bola sepak/basket. Sepertinya kemampuan fisiknya memang paling menonjol diantara yang lain. Mungkin dia berbakat menjadi atlit yah?</p>
<p>Kalau urusan makan, sampai sekarang dia masih belum tertarik utk mengunyah.. semua makanannya masih menggunakan kuah. dan menu favoritnya adalah salmon tim. Gimana ga bangkrut yah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=233&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/22/cerita-perkembangan-fabian-di-umur-32-bulan-2-thn-7-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengalaman menyapih alias weaning Fabian</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/14/pengalaman-menyapih-alias-weaning-fabian/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/14/pengalaman-menyapih-alias-weaning-fabian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 10:38:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[dunia Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[menyapih]]></category>
		<category><![CDATA[stop asi]]></category>
		<category><![CDATA[weaning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/14/pengalaman-menyapih-alias-weaning-fabian/</guid>
		<description><![CDATA[Menyusui sudah seperti kegiatan rutin saya dan Fabian khususnya di malam hari. Tidak terbayang sebelumnya bagaimana caranya saya bisa melepas keakraban dan intimasi yang kita bangun selama menyusui ini. Di satu sisi, dia sudah berumur 30 bulan, alias 2.5 tahun. Sepertinya peran ASI pun tidak lagi terlalu penting bagi perkembangannya, baik dari hal nutrisi maupun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=229&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menyusui sudah seperti kegiatan rutin saya dan Fabian khususnya di malam hari. Tidak terbayang sebelumnya bagaimana caranya saya bisa melepas keakraban dan intimasi yang kita bangun selama menyusui ini. Di satu sisi, dia sudah berumur 30 bulan, alias 2.5 tahun. Sepertinya peran ASI pun tidak lagi terlalu penting bagi perkembangannya, baik dari hal nutrisi maupun kenyamanan (secure feeling). </p>
<p>Pertama saya dan suami memutuskan untuk menyapihnya pada saat dia berumur 2 tahun persis. Tapi entah kenapa setelah ulang tahunnya berlalu, saya masih&nbsp; belum merasa siap. Sampai akhirnya ditetapkan di tanggal 19 Nov 2009, menjadi tanggal penyapihan bagi Fabian. </p>
<p><span id="more-229"></span>
</p>
<p>Tanggal tersebut, saya mengikuti corporate gathering di Bali selama 3 hari 2 malam. Sepertinya memang ini adalah momentum yang tepat untuk memulai usaha menyapih saya. Sebelumnya dia tidak pernah terpisah dengan saya pada malam hari. Terus terang saya pun sebenarnya tidak dapat menikmati perjalanan ke Bali tersebut, sepertinya ada yang kurang dalam diri saya karena untuk pertama kalinya tidur dimalam hari tanpa Fabian.</p>
<p>Kebetulan saya bekerja, jadi pada saat saya pergi, dia tidak ada masalah, karena sudah terbiasa berdua dengan susternya di rumah. Tapi ketika malam hari, biasanya dia selalu tertidur ketika sedang disusui. Nah, di hari pertama kepergian saya, dia tidur kira-kira jam setengah satu. Itupun dengan beberapa tangisan dan rengekan ingin menyusu. Tapi dari waktu tersebut, dia dapat tertidur lelap sampai pagi hari. Di malam kedua, dia pun tertidur dengan babysitter saya di kurang lebih jam 12 malam. </p>
<p>Nah setelah saya pulang, di malam harinya dia dengan semangat meminta &#8216;nenen&#8217;. Sebelumnya saya sudah bilang,.. &#8220;kok minta nenen fab, kan sudah besar. Nenen mama sudah pahit.&#8221; Lalu sesaat sebelum dia menyusu, saya mengoleskan minyak kayu putih terlebih dahulu. Saya ingat sekali raut mukanya yang kebingungan sambil menjilat-jilat bibirnya. Saya bilang &#8220;tuh kan pahit ya?&#8221; Fabian berkata &#8220;iya, pahit&#8221;. </p>
<p>Dari sejak itu, dia tidak pernah memaksa lagi untuk meminta ASI. Tapi memang di awal-awal, dia agak linglung pada saat mau bobo. Di minggu pertama, dia minta di pangku, sampai pada akhirnya dia tertidur lelap. Di minggu selanjutnya, saya hanya menemaninya tiduran di kasur sambil mengobrol, sampai pada akhirnya dia tertidur sendiri.</p>
<p>Saya merasa lega sekali, ternyata menyapih tidak seseram yang saya bayangkan. Fabian masih dapat beraktifitas dengan normal, dia tidak memberikan protest yang ekstrim dan tetap bisa bobo di malam hari. </p>
<p>Menyapih bukanlah hal yang mudah bagi saya. Terus terang, beberapa kali saya merasa ragu dan ingin mengurungkan niat saya untuk menyapih. Tapi semua ada waktunya. Begitu pula dengan menyusui. Inginnya sih anaknya sendiri yang secara sadar tidak mau nenen lagi. Tapi sepertinya hal ini tidak bisa terjadi antara saya dan Fabian, karena kita berdua sangat menikmati saat-saat tersebut.</p>
<p>Berikut beberapa hal yang saya bisa bagi utk ibu/mama diluar sana yang sedang memikirkan untuk menyapih anaknya.</p>
<p>Hal pertama yang harus dikuatkan adalah keyakinan mama. Kalau sudah sekali memutuskan untuk menyapih, tidak boleh berbalik lagi, dan mulai memberikan pada saat-saat anak merengek. Tekad mama harus sudah bulat (biasanya perasaaan ibu akan mengatakan bahwa dia sudah siap atau belum). Bila tidak konsisten, maka anak akan bingung dan mengira bahwa ada saat mamanya tidak mau kasih, tapi ada saat mamanya mau kasih..</p>
<p>Hal lainnya yang sangat penting dilakukan adalah memberi pengertian kepada Fabian bahwa dia sudah besar, dan tidak perlu lagi minum ASI seperti pada dede baby. Dari dia berumur 2 tahun, saya suka mengatakan kepadanya pada saat menyusuinya, &#8220;mama sayang Fabian. Walaupun nanti Fabian sudah tidak nenen lagi, mama tetap sayang Fabian. Kalau fabian mau dipeluk seperti sekarang, Fabian bisa bilang sama mama.&#8221;</p>
<p> Lalu saya dan suami juga secara konsisten mengatakan bahwa, bila Fabian sudah tidak nenen lagi, akan dibelikan sepeda seperti punya koko yang dia lihat di dekat rumah. Sepertinya keinginannya untuk memiliki sepeda cukup besar, sehingga dapat mengalahkan keinginannya untuk kembali mendapatkan kenyamanan pada saat disusui.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=229&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/14/pengalaman-menyapih-alias-weaning-fabian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sepeda Baru Fabian&#8230;</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/11/sepeda-baru-fabian/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/11/sepeda-baru-fabian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 07:56:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[mainan]]></category>
		<category><![CDATA[milestone]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/11/sepeda-baru-fabian/</guid>
		<description><![CDATA[Sesuai dengan janji saya dan suami selama ini..bila Fabian berhenti menyusunya (nenen), Fabian akan dapat sepeda (seperti koko yang bawa sepeda di podium)
&#160; 
Ini lah sepeda pertama Fabian.. Dia memilih sendiri sepeda ini. Pertama kali dia menaiki sepedanya, dia langsung dapat menebak bagaimana cara menaikkan benda ini. tapi dia hanya bisa mengayuh setengah lingkaran, sehingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=228&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sesuai dengan janji saya dan suami selama ini..bila Fabian berhenti menyusunya (nenen), Fabian akan dapat sepeda (seperti koko yang bawa sepeda di podium)</p>
<p><img style="border-right:0;border-top:0;border-left:0;border-bottom:0;" height="484" alt="sepeda" src="http://fabianyafa.files.wordpress.com/2009/12/sepeda.jpg?w=323&#038;h=484" width="323" border="0">&nbsp; </p>
<p>Ini lah sepeda pertama Fabian.. Dia memilih sendiri sepeda ini. Pertama kali dia menaiki sepedanya, dia langsung dapat menebak bagaimana cara menaikkan benda ini. tapi dia hanya bisa mengayuh setengah lingkaran, sehingga laju sepedanya sangat lambat.</p>
<p><span id="more-228"></span>
<p>Amazingly, dalam waktu seminggu, dia sudah bisa mengayuh dengan sempurna. Dia mengayuh, mengayuh dan mengayuh, &#8230; kami pun mulai ditinggalkan oleh nya.. Pada detik itu, terpikir oleh saya.. begini rasanya melihat anak tumbuh dan mulai mandiri.. dan akhirnya pergi meninggalkan orang tuanya.. Ada perasaan bangga, bahagia, tapi juga khawatir kalau dia melupakan kita.</p>
<p>Walau terdengar agak &#8216;lebay&#8217;, karena Fabian toh masih berumur 2.5 tahun.. masih jauh dari yang namanya meninggalkan orang tua. Entah mengapa, saya merasa, harus mulai bersiap dari sekarang. Anak hanyalah titipan Tuhan. Kita diberi tugas untuk membesarkannya, memberi bekal yang cukup untuk masa depannya dan memberinya cinta dan dukungan. Tapi itu bukan berarti kita bisa memilikinya. Suatu saat nanti dia akan menjadi individu yang mandiri dan memiliki kehidupannya sendiri&#8230; </p>
<p>huhuhu.. jadi merasa tua <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Anyway, selanjutnya dalam minggu selanjutnya dia sudah bisa mengayuh sambil berdiri, bersepeda di lantai yang berbeda ketinggian (baik naik dan turun). </p>
<p>Hebat ya.. dalam sekejap dia belajar banyak trik, sepertinya tidak akan lama sebelum kedua roda kecil yang menempel dekat ban dibelakang akan dilepas.. To do selanjutnya saya dan papanya adalah membeli helm.. sepertinya dia akan membutuhkannya..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/228/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=228&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/12/11/sepeda-baru-fabian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fabianyafa.files.wordpress.com/2009/12/sepeda.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sepeda</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita perkembangan Fabian di umur 30 Bulan</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/11/16/cerita-perkembangan-fabian-di-umur-30-bulan/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/11/16/cerita-perkembangan-fabian-di-umur-30-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 06:42:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[milestone]]></category>
		<category><![CDATA[2.5 tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/11/16/cerita-perkembangan-fabian-di-umur-30-bulan/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama rasanya tidak update perkembangan Fabian.. beberapa bulan terakhir, fokus saya tertuju pada proyek implementasi Oracle E-Business Suite di kantor, dan masalah-masalah lainnya.. Alhasil blog pun terhenti untuk beberapa saat.. 
Perkembangan Fabian sangat pesat. Saya dan suami cukup kaget dengan keahlian-keahlian baru yang Fabian kuasai dalam waktu singkat ini. 
Pertama yang paling menakjubkan adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=222&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sudah lama rasanya tidak update perkembangan Fabian.. beberapa bulan terakhir, fokus saya tertuju pada proyek implementasi Oracle E-Business Suite di kantor, dan masalah-masalah lainnya.. Alhasil blog pun terhenti untuk beberapa saat.. </p>
<p>Perkembangan Fabian sangat pesat. Saya dan suami cukup kaget dengan keahlian-keahlian baru yang Fabian kuasai dalam waktu singkat ini. </p>
<p>Pertama yang paling menakjubkan adalah kemampuan berbicara Fabian. Dia sekarang sudah bisa berbicara dengan kalimat lengkap. Dia bisa meminta sesuatu, menjawab pertanyaan dengan baik sampai bernyanyi beberapa lagu lengkap dari awal hingga akhir. Lagu favoritnya adalah &#8220;Twinkle twinkle little star&#8221;, &#8220;I Love You&#8221;, &#8221; ABC&#8221;, &#8220;If you happy and you know it&#8221;, &#8220;The Wheel on the bus&#8221;, &#8220;Insy Winsy Spider&#8221;, &#8220;Naik Delman&#8221;. Terkadang dia kedapatan sedang bernyanyi sambil bermain di sekolahnya.&nbsp; Bahkan gurunya pun menilai bahwa Fabian sudah memiliki sense of self yang cukup baik. Artinya dia sudah bisa mengemukakan pendapat dan keinginannya melalui bahasa.</p>
<p>Selain itu kemampuan mengingat yang mengesankan. Dia mengingat bahwa kemarin, ada kejadian apa, lalu berusaha menceritakannya kepada orang lain dengan cukup jelas. </p>
<p><span id="more-222"></span>
</p>
<p>Diumurnya yang sudah 2.5 tahun, saya sudah mulai mengenalkan dengan VCD. Dimulai dengan VCD baby einstein (yang langsung ditinggal) lalu mulai ke Finley&nbsp; the fire engine (dimana dia hanya menyukai satu adegan yang berkisar 3 menit) dan beranjak ke the wheel on the bus (mulai menyukai satu episode yang berkisar 10 menit) dan rekor dipecahkan oleh Barney. Dia bisa stay sampai setengah jam melihat nyanyian dan tarian Barney, Baby bop, BJ dan kawan-kawan lainnya. Sering kali dia ikut bernyanyi, atau bergaya dengan gitar kecilnya atau sekedar memberi tahu ada gambar apa.</p>
<p>Saat ini, dia juga sudah mulai betah bermain untuk beberapa menit tanpa ditemani. Dia bisa melajukan mobil-mobilannya dan berpura-pura memarkirkannya atau turun dari ramp yang dia sebut &#8220;wouw&#8230;&#8221;.</p>
<p>Dia juga mulai menunjukkan ketertarikan secara konsisten terhadap air mancur dan air terjun. Mengitari bundaran HI hanya untuk melihat pancuran air nya sudah menjadi kegiatan mingguan. Belum lagi mengunjungi air mancur di apartement, sudah menjadi kegiatan sehari-hari. Setiap melihat air mancur, dia terlihat begitu senang dan ingin memandangnya. Entah kenapa, tapi mungkin bila sudah besar nanti dia akan menjadi desainer air mancur &#8230; I never know.. at least saya sudah pesan, nanti Fab kalau sudah besar, buatin mama air mancur yah.. &#8220;yang besar, satu aja&nbsp; utk mama&#8221; begitu katanya.</p>
<p>Satu hal yang membuat saya sangat senang adalah dia mulai bisa dibacakan buku..yeay.. akhirnya.. Kalau diumur-umur sebelumnya dia terlalu aktif, saya senantiasa ditinggal bila sedang membacakan buku untuknya. Sangat sulit untuk mendapatkan perhatiannya. Tidak sedikit buku yang saya beli hanya karena buku yang sebelumnya sepertinya tidak menarik perhatiannya. Tapi minatnya mulai terpupuk ketika saya menemukan buku first experience yang memiliki cerita sesuai pengalamannya sehari-hari seperti pergi kesekolah, ke dokter. </p>
<p>Selain itu, saya mencari buku dengan gambar yang dia suka seperti mobil, truk, barney, pesawat luar angkasa lalu saya mulai mengarang cerita sendiri, bila pada suatu cerita dia menunjukkan ketertarikan, saya mulai mengulang cerita disekitar topik tersebut. Semoga dia menjadi hobby dengan membaca yah..Cerita favoritnya adalah saat pesawat luar angkasa tinggal landas, ada api dibawahnya lalu satu persatu bagian lepas. Dia bisa menceritakan cerita ini kembali kepada papanya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hal terakhir yang baru saja saya amati adalah dia mulai menunjukkan kemampuan sosialisasinya. Saya sangat terkejut dengan perkembangan ini. Biasanya dia adalah anak yang malu-malu, tidak mau terbuka dengan anak lain, tapi di minggu terakhir ini, dia bisa bergandengan tangan dengan temannya disekolah, atau dengan anak dari sepupu saya, dan bermain bersama serta sharing (walau tidak semuanya dia mau sharing, tapi setidaknya dia bisa melihat sebagian mainannya dimainkan oleh anak lain).. </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/222/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=222&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/11/16/cerita-perkembangan-fabian-di-umur-30-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita Fabian pertama dirawat di rumah sakit &#8211; prehospital.</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/08/17/cerita-fabian-pertama-dirawat-di-rumah-sakit-prehospital/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/08/17/cerita-fabian-pertama-dirawat-di-rumah-sakit-prehospital/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 04:31:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[diare]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/08/17/cerita-fabian-pertama-dirawat-di-rumah-sakit-prehospital/</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari hari kamis 6 Agustus, pagi hari, saya bangun dan menemukan Fabian berbadan panas.. &#8220;Oh tidak&#8221; dalam hatiku.. saya langsung memanggil suamiku dan menanyakan apakah dia merasakan panas di badan fab, tapi dia mengatakan, tidak.
Tapi ternyata, termometer menunjukan skala 39 derajat celcius. Hua.. panas!! Profen adalah yang pertama terlintas dikepala, obat panas andalan saya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=215&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berawal dari hari kamis 6 Agustus, pagi hari, saya bangun dan menemukan Fabian berbadan panas.. &#8220;Oh tidak&#8221; dalam hatiku.. saya langsung memanggil suamiku dan menanyakan apakah dia merasakan panas di badan fab, tapi dia mengatakan, tidak.</p>
<p>Tapi ternyata, termometer menunjukan skala 39 derajat celcius. Hua.. panas!! Profen adalah yang pertama terlintas dikepala, obat panas andalan saya, langsung dikonsumsi oleh Fab. Saya tidak dapat menemukan gejala penyakit lain, sambil berkata kepada suster untuk terus memperhatikan tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh fab, saya berangkat kerja.</p>
<p>Jam 10 saya menelpon utk menanyakan, apakah ada tanda dimana letak penyebab panasnya? ternyata belum ada.. Kira-kira jam 11, suster saya mengirim sms.. &#8220;tolong pulang, fab panas 40 derajat&#8221;. Ternyata senjata andalan saya profen, tidak berhasil! Tanpa pikir panjang, saya minta ijin dan langsung pulang dengan berbekal informasi jadwal praktik dokter anak.</p>
<p><span id="more-215"></span>
</p>
<p>Jam 2 saya berangkat ke jalan sekolah duta V no 64, tempat dr Sander praktik, dengan memberikan proris sebelumnya. Tapi membutuhkan waktu 1.5 jam untuk mengikuti arus lalulintas Jakarta yang super macet dan padat. Perjalanan juga diwarnai dengan beberapa kali salah jalan, melawan jalan 1 arah dan nyasar, entah karena saya lupa, atau otak saya sudah dipenuhi kekhawatiran dengan demam Fab.</p>
<p>Analisa dokter saat itu adalah terkena virus.. tapi blm ada tanda dibagian mana virus menyerang. jadi dia memberikan obat antivirus isopromine, selain itu tempra forte (karena menurut dia tempra tidak menyebabkan iritasi lambung, shg bisa dimakan kapanpun, tapi profen harus sesudah makan) dengan dosis 4 ml per 6 jam (saat itu berat fab 13.4kg). Ditambah pula dengan proris (lewat anus) yang diberikan bila panas diantara waktu pemberian tempra dan L-Bio &#8211; probiotik yang biasa diberikan utk membantu pencernaan.</p>
<p>Pulang ke rumah, sebelumnya mampir melihat air mancur di HI (sesuai janji dgn Fab), saya menabrak mobil orang.. untung tidak parah, orangnya tidak menuntut apapun. Sampai dirumah, jam sudah menujukan jam 7 malam. Kami langsung beraksi memberi makan fab dan obat tentunya. </p>
<p>Malam hari, suhu tubuh Fab masih belum turun. Bila dia minum obat, paling baik hanya mencapai 38, kemudian naik lagi ke hampir 40. Mulai jam 8-an, Fabian mulai diare. Dia mengatakan bahwa perutnya sakit, sambil menangis dan berteriak. Aksi buang air ini berlanjut terus menerus sepanjang malam. Kadang hanya air berwarna kuning. Saya nyaris tidak tidur malam itu.</p>
<p>Pagi harinya, fab masih demam. Saya akhirnya memutuskan untuk membawanya kembali ke dokter. Kali ini, suami saya ikut mengantar (mungkin khawatir, saya menabrak orang lagi) dan kami mengambil jalur melalui tol, sehingga dalam waktu 40 menit, kita sudah sampai (I wish I did it yesterday..)</p>
<p>Kami sampai kurang lebih jam 10, setelah menunggu giliran, jam 11-an baru bertemu dengan dr Sander. Kali ini, analisanya adalah Rotavirus. Menurut dokter, penyakit ini membutuhkan kurang lebih 5 hari masa demam dan diare. Kalau dari virusnya sendiri, sebenernya bisa diobati, tapi masalah yang lebih mengawatirkan adalah dehidrasi.</p>
<p>Rule of thumbnya, bila asupan minum lebih banyak atau setidaknya sama dengan yang dikeluarkan lewat diare, maka tidak ada masalah. Tapi sepertinya arus keluar air lebih banyak dari arus masuk. Agak sulit yah meminta anak berumur 2 tahun utk minum air bila dia sedang demam. </p>
<p>Menurut dr Sanders, dehidrasi adalah masalah utama pada diare anak, kadang gejalanya tidak terlihat dan resikonya sangat besar. Untungnya, Fabian tergolong anak kurus, sehingga gejala dehidrasi terlihat lebih jelas. Tapi masalahnya, bila menunggu sampai dehidrasi terjadi, pembuluh darah akan menyempit, sehingga akan semakin sulit untuk memasang infus. hua.. saya ingat dengan pengalaman teman saya, yang anaknya harus di bedah, karena pada saat terkena KTM, para suster tidak dapat memasang infus baik di tangan atau dikakinya.</p>
<p>Jadi alternatifnya adalah membawa Fabian pulang ke rumah, dan memastikan asupan cairan yang cukup atau memasukan ke rumah sakit untuk diberikan infus agar tidak sampai terjadi dehidrasi. dokter sendiri, memberikan keleluasaan kepada kami untuk memutuskan.</p>
<p>Sungguh keputusan yang sulit. bila saya membawa pulang (yang mungkin membutuhkan waktu 1 jam) lalu takutnya hanya bertahan sampai malam, dan bila ternyata terkena gejala dehidrasi, dan akhirnya harus masuk lewat UGD, plus harus bulak-balik RS utk cek feses lagi. Belum lagi besok Sabtu, jadi dokterpun akan ramai sekali dihari sabtu.&nbsp; Kalau langsung masuk RS, berarti Fab akan di infus, hua&#8230; ga kebayang bagaimana melihat jarum infus menusuk kulit Fab dan belum lagi menjaga tangannya agar infus tersebut tidak dicabut. Satu lagi, di rumah sakit adalah gudangnya kuman. Khawatir, bila disana, malah terpapar dengan kuman penyakit lainnya.. </p>
<p> Saya dan suami berpikir cukup lama.. menimbang2 resiko dari kedua alternatif tersebut. berhubung tidak ada pilihan yang cukup mengenakkan..</p>
<p>AKHIRNYA, kami memutuskan untuk&nbsp; masukkan Fab ke RS Brawijaya. (What a hard decision!!)&nbsp; Alasan pertama, karena dr Sanders, hanya ada di RSPI dan RS Brawijaya. Kedua RS ini khusus ibu dan anak,&nbsp; at least, penyakitnya lebih terbatas..</p>
<p>The story continue&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=215&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/08/17/cerita-fabian-pertama-dirawat-di-rumah-sakit-prehospital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita Perkembangan Fabian bulan ke 25 s/d 26</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/07/06/cerita-perkembangan-fabian-bulan-ke-25-sd-26/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/07/06/cerita-perkembangan-fabian-bulan-ke-25-sd-26/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 11:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[milestone]]></category>
		<category><![CDATA[kesukaan fabian diumur 2 tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/07/06/cerita-perkembangan-fabian-bulan-ke-25-sd-26/</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan anak sungguh menakjubkan! walau Fabian sudah 2 tahun, tapi perkembangannya masih membuat saya takjub..
Perkembangan yang cukup pesat adalah kemampuan berkomunikasi dan logika. Mungkin sebelumnya, kemampuan logika Fabian tidak terlihat karena keterbatasannya dalam mengungkapkan ide dan pikirannya dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh orang lain. Tapi begitu kemampuan bicaranya meningkat, kemampuan otaknya baru terlihat dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=210&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Perkembangan anak sungguh menakjubkan! walau Fabian sudah 2 tahun, tapi perkembangannya masih membuat saya takjub..</p>
<p>Perkembangan yang cukup pesat adalah kemampuan berkomunikasi dan logika. Mungkin sebelumnya, kemampuan logika Fabian tidak terlihat karena keterbatasannya dalam mengungkapkan ide dan pikirannya dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh orang lain. Tapi begitu kemampuan bicaranya meningkat, kemampuan otaknya baru terlihat dengan lebih jelas. Dia bisa mengenal warna dengan baik hanya dalam waktu yang singkat. Walau objectnya berbeda, dia bisa membedakan warna dengan baik. Lalu dia juga bisa mengingat nama orang dengan melihat foto, bentuk sendal atau sepatu milik temannya disekolah, tempat terutama bila ada air mancur .. Belum lagi kemampuannya untuk bernegosiasi.. dia akan bilang, &#8220;minum susu ntar, painting dulu&#8221;.</p>
<p><span id="more-210"></span>
</p>
<p>Hobby utamanya bulan lalu adalah main mobil-mobilan. Saya membelikan buku yang dapat digunakan sebagai track mobil. Dia suka sekali mendorong mobil-mobil kecilnya diatas track dan bermain dengan terowongan dimana mobil-mobil tersebut bisa &#8220;ilang&#8221;. Mobil favoritnya adalah mobil om O (mobil hitam seperti kijang yang sudah lepas lampunya dan penyok disana sini karena sering jatuh), lalu bis (bis kuning kecil yang imut), mobil &#8220;cil&#8221; (mobil mini yang dibelikan oleh susternya dibandung), truk &#8220;meah&#8221; (truk besar berwarna merah yang dapat dilepas bagian belakangnya dan dapat dimasukkan barang), wheel bus (sebenarnya ini adalah pemadam kebakaran, tapi berhubung bentuknya mirip dengan Bis yang ada di VCD the Wheel on the bus,namanya berubah jadi wheel bus). Yang lainnya (tidak wajib ada) mobil cars (yang warna biru).</p>
<p>Tapi bulan ini hobby utamanya adalah main basket! gaya sudah sangat mirip dengan pemain basket yang sering dilihatnya dilapangan basket dekat rumah. Dia akan bilang &#8220;dribel..drible&#8230;Lempar&#8221; sambil melempar bola ke arah keranjang basket. Kadang dia mengarahkan ke keranjang yang sangat tinggi, sehingga akhirnya berakhir mengenai kepalanya sendiri. Bila bola masuk, dia akan loncat2 dan berlari kegirangan sambil teriak &#8220;yeay&#8230;.&#8221; Wah sepertinya akan ada yang menjadi pemain basket..</p>
<p>Hobby kedua adalah painting.. dia suka sekali mengambil cat khusus handpainting yang saya beli di ELC kemudian meratakannya ke tangannya/kakinya, lalu membuat&nbsp; cap tangan dan cap kaki. Kadang dia juga membuat &#8220;air mancur atau air terjun&#8221; yang lebih mirip dengan benang kusut.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setiap minggu dia akan menagih ke pho-phonya untuk melihat uncal/kijang di istana bogor, dia juga suka sekali menaiki delman keliling kebun raya. biasanya abangnya meminta sekitar 20 rb utk satu keliling. oya, di sekitar istana banyak penjual wortel, untuk memberi makan kijang.. Fabian senang sekali memberi wortel tersebut..</p>
<p>Kegiatan disekolah sepertinya sudah cukup diingat oleh Fabian. Saya mencoba mengintip dia dari jendela, ternyata dia sudah bisa memindahkan rooster sesuai dengan instruksi gurunya. Dia juga bisa membagikan piring ke teman-temannya pada saat snack.. sungguh luar biasa.. ternyata anak seumur ini sudah bisa mengerti instruksi yang diberikan gurunya.. </p>
<p>Oya dia sudah bisa menyanyikan beberapa lagu, walau belum lancar dan jelas. Yang paling disukai adalah lagu &#8220;tik..tik..tik bunyi ujan&#8230;&#8221; dan &#8221; du..doh.. du.. doooooooooooohhhhh&#8221; (dengan nada lagu New york New york, sepertinya dia meniru saya sewaktu bernyanyi lagu ini, persis air mancur di mall GI). Selain itu, saya juga mendengar dia dapat menyanyikan &#8220;happy birthday&#8221; (lagu favorit sambil tiup lilin), I love u (barney song.. karena lagu ini menjadi pengiring pijat bayi yang saya lakukan setiap hari sebelum fabian berumur 1 thn), lagu &#8220;go baby go&#8221; (dari album baby love jazz).&nbsp; </p>
<p>Hal yang pasti diminatinya adalah air mancur dan air terjun. Entah mengapa dia suka sekali dengan dua benda ini. Kami sering berputar di bundaran HI hanya karena dia ingin melihat air mancur disana, dan dia hanya suka bila ada 2 lapis air mancur (yang sebut &#8220;air mancur besar&#8221;olehnya..) dan bila hanya 1 lapis, dia akan bila &#8220;kul..air mancur cil&#8221; yang artinya dia tidak suka.. Selain itu, bila tidak hujan, kami selalu mengunjungi kebun raya bogor, khususnya daerah depan cafe dedaunan. Saya sudah hapal dengan rasa poppertjes disana.. hanya karena Fabian ingin melihat air mancur disana dan berlari di hamparan rumput yang luas.</p>
<p>Bila waktu mandi tiba, dia&nbsp; juga suka sekali melihat shower sebagai air mancur, atau mengisi ember sampai luber seperti air terjun. selesai mandi tidak lupa &#8220;tap..tap..tap..ab..bang&#8221; serunya sambil mengeringkan telapak kaki di keset dan berloncat. Kemudian diakhiri dengan kebiasaan membungkusnya dengan handuk dan minta di kilikitik <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Satu hal yang masih belum bisa dilakukan adalah makan sendiri atau pun makan bersama saya. Dia hanya mau makan bersama susternya dan itu pun tanpa diganggu oleh saya.. karena bila dia melihat saya, dia akan langsung menutup mulut dan berhenti makan, padahal bila tidak ada saya dia dapat makan hanya 5 menit. Saya hanya dapat melihat dia makan snack seperti roti, cheese atau kue kesukaannya. bila waktu makan besar, saya harus &#8220;menghilang&#8221; sejenak.. sedihnya.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Padahal bila disekolah, dia mau makan sendiri, tapi memang makannya tidak banyak.. berhubung badannya masih terbilang kurus, saya tidak bisa memaksakan utk makan dengan saya.. karena dia bisa skip makan.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau urusan susu, dia sepertinya tidak begitu suka. Dia lebih memilih yogurt cimory rasa strawberry yang biasa diminumnya bersamaan dengan keju lembaran kraft. dia suka sekali mengemil kedua makanan favorit ini di malam hari sesampai saya pulang dari kantor.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=210&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/07/06/cerita-perkembangan-fabian-bulan-ke-25-sd-26/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Raport pertama Fabian (parent conference di HighScope kuningan)</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/06/03/raport-pertama-fabian-parent-conference-di-highscope-kuningan/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/06/03/raport-pertama-fabian-parent-conference-di-highscope-kuningan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 15:45:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Highscope]]></category>
		<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak]]></category>
		<category><![CDATA[parent conference]]></category>
		<category><![CDATA[raport pertama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/06/03/raport-pertama-fabian-parent-conference-di-highscope-kuningan/</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 29 May 09, saya bersama dengan suami untuk pertama kalinya menjalankan tugas sebagai orang tua murid utk mengambil raport:) rasanya aneh juga.. mengingat umur Fabian baru 2 tahun. Apalagi banyak yang bertanya &#8220;bagaimana raport Fab?&#8221; ternyata banyak juga yang peduli dengan Fab (padahal ini cuma karena saya gembar-gembor berita pengambilan rapor ini di kantor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=204&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Jumat, 29 May 09, saya bersama dengan suami untuk pertama kalinya menjalankan tugas sebagai orang tua murid utk mengambil raport:) rasanya aneh juga.. mengingat umur Fabian baru 2 tahun. Apalagi banyak yang bertanya &#8220;bagaimana raport Fab?&#8221; ternyata banyak juga yang peduli dengan Fab (padahal ini cuma karena saya gembar-gembor berita pengambilan rapor ini di kantor yah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  hehehe&#8230;) Dan jawabannya &#8220;nanti baca di blog gue yah! Panjang ceritanya&#8221;&nbsp; sepanjang posting ini &#8230;( &#8220;) sekalian promosi blog..</p>
<p>Nah ini dia detail Raport pertama Fabian:</p>
</p>
<p><span id="more-204"></span>
<p>Kesan pertama tidak begitu baik, karena saya terlambat datang ke pertemuannya! Padahal sudah ngebut luar biasa dari kantor saya di jakarta timur..tapi memang yang namanya traffic di Jakarta, tidak bisa diduga! </p>
<p><em>Oya, sebelumnya, saya ceritain sedikit mekanismenya dulu. Parent conference di highscope menggunakan&nbsp; sistem appointment, dimana setiap orang tua diminta untuk book salah satu hari dalam kurun waktu 3 minggu yang telah disediakan. Dalam 1 hari, ada 2 slot (utk 2 orang tua murid). Pada sesi tersebut,&nbsp; orang tua akan bertemu dengan keempat guru yang mengajar anaknya secara private. Satu sesi berlangsung sekitar 30 s/d 45 menit. Untuk kasus saya.. hampir mencapai 60 menit ;p maklum .. mama yang cerewet..</em></p>
<p>Setelah sampai di ruangan kelas Fabian, saya dan suami duduk dibangku kecil imut yang biasanya dipakai anak-anak pada saat makan dan bermain. Salah satu guru, Miss Ii, menjelaskan bahwa Fabian belum mendapat raport yang lengkap karena dia baru sekolah selama 2 bulan. Jadi raportnya baru keluar di term selanjutnya Kecewa kan yah.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> .. tapi jangan khawatir cerita tidak berakhir disini.. karena saya tidak langsung disuru pulang kok&#8230;</p>
<p>Seharusnya diraport yang lengkap ada penilaian apakah di masing-masing kriteria, Fabian termasuk memuaskan, average atau butuh pengembangan. Tapi karena masalah waktunya terlalu pendek tadi,&nbsp; mereka belum dapat menilai hal ini, sehingga saya hanya mendapat bagian kedua dari rapornya.. yaitu penjelasan perkembangan anak selama periode sekolah.. ini sangat menarik loh.. (mungkin karena mamanya narsis yah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , jadi seneng kalau anaknya dipuji2 hehehe..)</p>
<p>Saya disodorkan selembar kertas A2 yang berisi tabel dengan 6 kolom dan 5 baris. Di kertas ini, para guru secara bergantian menuliskan deskripsi hasil pengamatan mereka terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Fabian disekolah (lengkap dgn tanggal pengamatan). Kolom dalam tabel tsb membagi deskripsi pengamatan kedalam 6 kriteria perkembangan. Bila dilihat baris per baris, kita dapat melihat perkembangan di masing-masing kriteria, sesuai dengan tanggal pengamatan.</p>
<p>Lalu Miss Ii mulai membahas perkriteria perkembangan Fabian. </p>
<p>Yang pertama adalah <strong>Sense of Self</strong>. Dalam kriteria ini, kemandirian anak menjadi fokus utama. Berhubung Fabian baru pertama kali sekolah tanpa ditemani orang yang dikenalnya, dalam hal ini, Fabian masih belum ok. Separation anxiety masih terjadi pada saat saya mengantarkannya ke sekolah di pagi hari. Tapi menurut gurunya sudah terjadi perkembangan, karena setelah &#8220;pemanasan&#8221;, dia akan &#8220;enjoy&#8221; sendiri dan mengikuti kegiatan teman-teman lainnya. Nah masalahnya &#8220;pemanasan&#8221; ini membutuhkan waktu, sehingga biasanya sekitar 1 jam sebelum pulang, Fabian baru terlihat sangat ceria dan hampir tidak bisa diam (alias berlarian kesana kemari).</p>
<p>Selain itu,&nbsp; Fabian masih perlu ditemani oleh salah seorang gurunya sepanjang waktu, entah di gendong, dipangku atau sekedar di tuntun. Dan guru favoritnya adalah Miss Indri (yang beberapa hari lagi akan cuti married..ups..)Beberapa waktu terakhir, gurunya berusaha untuk membatasi waktu menemani Fabian, dan sepertinya sudah mulai berkurang sejalan dengan waktu. Begitu juga dengan kegiatan minum susunya.. harus ditemani, atau susunya tidak akan diminum <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang kedua adalah <strong>Social Relations</strong>. Kalau dari usianya, memang anak berumur 2 tahun bermain secara paralel (tidak sharing mainan). Hal ini juga berlaku untuk Fabian, dia bisa bermain bersama-sama dengan temannya. Kalau mainannya diambil, dia menangis dan meminta bantuan gurunya. Dia juga belum mencari teman/menyapa ketika bertemu, alias masih cuek2 ajah..</p>
<p>Ketika saya bertanya apakah dia pernah memukul temannya, gurunya bilang kalau dia pernah, tapi frekuensinya sudah berkurang. Memang saya dan suami sedang berusaha menanamkan &#8220;memukul itu tidak boleh, karena orang yang dipukul akan sakit&#8221;</p>
<p>Yang ketiga <strong>Creative Representation</strong>. Fabian sepertinya sangat suka 2 area, yaitu household (dimana dia dapat pretending &#8220;masak-masakan&#8221;) dan toy (dimana dia dapat memainkan truk yang besar dan mobil-mobilan kecil). Area yang sangat kurang diminati adalah art area. Mungkin karena dirumah jarang di beri stimulus untuk mencoba painting. Padahal saya sudah membeli cat untuk handpainting, buku gambar besar, spidol warna, crayon, cat air plus kuasnya. Mungkin saya tidak menyimpan di mana dia bisa langsung menjangkaunya. (sebenernya ada kekhawatiran dia akan mencorat-coret ke mana-mana&#8230; hehehe)</p>
<p>Yang keempat <strong>movement.</strong> Untuk urusan yang satu ini, Fabian tidak ada masalah dalam perkembangannya. Malah lebih ke arah dia tidak bisa diam, alias berlari kesana kemari dengan pandangan yang kadang tidak ke depan. Alhasil dia pernah terjatuh di sekolah dan muncul benjol cukup&nbsp; besar dikepalanya. Dia juga suka melempar bola, berloncat-loncat, jongkok, dll.</p>
<p>Yang kelima <strong>Communication and language</strong>. walau kosakatanya sudah cukup banyak, tapi pelafalannya masih kurang jelas. misal dia mengatakan &#8220;cus at&#8221; &#8211;utk &#8220;lihat suster&#8221;, atau &#8220;os hen&#8221; &#8212; utk &#8221; wash hand&#8221;. Tapi sebenarnya dia sudah mengerti konsep komunikasi, contohnya pada saat kita memintanya untuk melakukan sesuatu, dia akan segera melakukannya. Begitu juga bila dia ingin sesuatu, lalu dijelaskan mengapa dia tidak dapat memperolehnya sekarang, Fabian akan berhenti menangis/merengek. </p>
<p>Di rumah, kami hanya menggunakan bahasa indonesia. Tapi berhubung disekolah, menggunakan bahasa inggris, alhasil dia berhasil mempelajari beberapa kosa kata bahasa inggris. ..lumayan lah yah.. </p>
<p>Yang keenam <strong>Exploration and early logic</strong>. Untuk yang satu ini, dia sudah menunjukan early logic, misal setiap kali pipis di toilet, dia akan cuci tangannya. Atau pada saat mau pulang sekolah, dia akan bilang &#8220;miss, ganti baju&#8221;. Selain itu bila ditunjukkan gambar, dia bisa mengatakan objek apa yang terlihat misalnya dia akan katakan &#8220;moo&#8221; pada saat melihat gambar sapi, dll. Dia juga terkadang tertarik untuk membalik-balikan buku.</p>
<p>Pada saat gurunya bertanya, bagaimana kalau dirumah bu? saya share satu kejadian yang cukup mengejutkan saya dan suami. Pada satu sore dia mengatakan &#8221; a..a..ta&#8221;. Saya bingung apa maksudnya, lalu bilang kepada &#8220;maaf Fab, mama ngak ngerti, Fab mau bilang apa?&#8221; Dia terlihat seperti berpikir sejenak sambil memainkan bola matanya kekiri dan kanan, kemudian berkata &#8220;ini bogor, ini a..a..ta&#8221;. Lalu suami saya langsung mengerti, bahwa dia ingin memberi tahu bahwa &#8220;ini Jakarta&#8221;. Amazing yah..</p>
<p>Begitulah ceritanya.. panjang kan yah.. semoga dapat memberi jawaban kepada teman-teman saya yang penasaran dgn raport anak umur 2 tahun.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/204/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=204&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/06/03/raport-pertama-fabian-parent-conference-di-highscope-kuningan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita perkembangan Fabian bulan ke-22 s/d 24 (2 thn)</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/05/05/cerita-perkembangan-fabian-bulan-ke-22-sd-24-2-thn/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/05/05/cerita-perkembangan-fabian-bulan-ke-22-sd-24-2-thn/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 07:37:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[milestone]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan anak 2 tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/05/05/cerita-perkembangan-fabian-bulan-ke-22-sd-24-2-thn/</guid>
		<description><![CDATA[Fabian sudah dua tahun.. Dua bulan terakhir banyak kemajuan yang sangat pesat yang sangat mengejutkan saya&#8230;
Kemajuan yang sangat cepat adalah kemampuan dia mencerna informasi dan memberikan respon terhadap rangsangan yang dia terima. Kalau sebelumnya dia belum memberikan tanda bahwa dia sebenernya menerima informasi, sekarang saya sudah dapat melihat dengan jelas bahwa dia selama ini hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=201&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Fabian sudah dua tahun.. Dua bulan terakhir banyak kemajuan yang sangat pesat yang sangat mengejutkan saya&#8230;</p>
<p>Kemajuan yang sangat cepat adalah kemampuan dia mencerna informasi dan memberikan respon terhadap rangsangan yang dia terima. Kalau sebelumnya dia belum memberikan tanda bahwa dia sebenernya menerima informasi, sekarang saya sudah dapat melihat dengan jelas bahwa dia selama ini hanya dalam mode &#8220;receiving only&#8221; , dan sekarang mulai dengan mode &#8220;receiving and responding&#8221;&nbsp; </p>
<p>Contoh yang sangat jelas adalah kemampuan berbicara dan meniru kata-kata yang dia dengar. Ups ini berarti kita harus berhati-hati dalam berbicara didepan Fabian.. salah satu bukti adalah ketika dia sekolah, dia dikenalkan dengan lagu &#8220;Good morning&#8221; .. dalam lagu ini setiap anak di tanya &#8221; how are you&#8221;. Masing-masing anak akan menjawab &#8220;I&#8217;m Fine&#8221;. Dia dengan cepat menirunya.. tapi ketika pho-phonya ditanya, dan menjawab &#8220;eee.eee..&#8221; dia langsung menirunya dan sampai sekarang dia suka sekali menjawab &#8220;eee..eee..&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-201"></span>
<p>Vocabularynya juga bertambah sangat dahsyat. Walau pelafalannya belum jelas (butuh kamus khusus terbitan Fabian) tapi dia konsisten menyebutkan 1 kata&nbsp; khas dia utk satu benda/satu maksud setiap kali. </p>
<p>Dari segi emotional, sepertinya dia sedang mengeksplorasi segala jenis emosi. Mulai dari marah.Dia sudah memiliki kehendak sendiri. Bila ada satu hal yang tidak sesuai dengan keinginannya, dia akan berteriak dan merontak-ronta. Saya dan suami berusaha sekuat tenaga untuk mengajarinya bahwa dengan cara berteriak dan menangis, dia tidak akan mendapatkan apa-apa. Malah kami akan menaruh dia dan menjauh darinya. Saya juga mencoba mengatakan kepadanya bahwa ini yang namanya marah/kesal. &#8220;mama tau, Fabian sedang marah, sedang kesal. Coba fabian rasakan marahnya, coba utk tenangkan diri dulu. Bila Fabian sudah tenang, mama akan siap mendengar Fabian mau apa&#8221;. Kadang proses &#8220;ngambek&#8221; bisa berlangsung setengah jam, kadang sejam tapi kadang hanya 15 menit&#8221;. Setelah dia menyadari bahwa tangisannya tidak ada gunanya dia akan kembali ke state &#8220;dapat diajak bicara&#8221;.</p>
<p>Pada awalnya saya ragu kalau cara ini akan berguna, tapi ternyata lama kelamaan teriakan dan tangisannya mulai berkurang. Amazing.. memang toddler itu penuh dengan keajaiban! </p>
<p>Lalu dia juga merasakan sedih&#8230; tangisan sedih biasanya bisa dibedakan dengan ada atau tidaknya air mata. Bila tanpa air mata, kemungkinan besar dia hanya mengetes kalau dengan cara menangis, apakah dia dapat memperoleh keinginannya.&nbsp; Bila dia sedang sedih, biasanya saya memeluknya dan mencoba menghiburnya. </p>
<p>Fabian juga sudah diajarkan untuk meminta dengan baik-baik.. kalimatnya menjadi sangat imut bila diucapkan oleh mulut mungilnya.&nbsp; &#8220;Ma.. Fafab mo bli kim boeh? maksudnya Fabian mau beli eskrim, boleh? Setiap permintaan diakhiri dengan kata &#8220;bo&#8217;eh?&#8221; kadang kita tidak tega utk mengatakan tidak..</p>
<p>Dari segi motorik halus, dia baru belajar untuk mengacungkan jempol. Kadang sulit tapi dia berusaha untuk mengacungkan jempol pada saat menyusu dan ingin mengatakan bahwa susu mama enak.. lucu sekali.. Tapi Fab sudah lama tidak melukis/menggambar.Mungkin karena dia menghabiskan waktunya dengan mainan mobil-mobilannya. Ada yang berbentuk truk, mobil sedan, SUV, bis, pemadam kebakaran,ambulance, dll. Kalau dihitung, lebih dari 50 mobil kecil yang dimilikinya. Kesukaannya adalah menyambungkan mobil satu dengan yang lain sehingga mirip dengan kereta.. lalu dia akan bilang &#8220;tut..tut&#8230;&#8221; Emang imajinasinya tidak terbatas.</p>
<p>Fab sering sekali mengamati hal kecil.. lalu dia bisa mengatakan.. &#8220;ma, bacin nene smua, kas jan&#8221; &#8211;&gt; artinya &#8220;ma, basah dan licin semua, bekan hujan&#8221; atau dia akan bilang kalau jari kelingking &#8220;cil&#8221; jari jempol &#8220;Buaa&#8221;</p>
<p>Dari fisik, Fabian sudah perpindah dari seorang bayi menjadi seorang anak kecil (toddler). Dia sangat lancar berlari, meloncat, rolling, berdansa, menaiki tangga, turun tangga, menaiki sepeda (walau belum dapat mengayuh) </p>
<p>Dia juga sudah bisa menggunakan trampolin, mungkin sebenernya dari 1 stg thn dia sudah menguasai alat ini. Dia juga dapat&nbsp; main ayunan dan perosotan. .lucu sekali. </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/201/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=201&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/05/05/cerita-perkembangan-fabian-bulan-ke-22-sd-24-2-thn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fabian mulai enjoy sekolah :)</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/04/24/fabian-mulai-enjoy-sekolah/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/04/24/fabian-mulai-enjoy-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 04:55:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak]]></category>
		<category><![CDATA[toddler class]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/04/24/fabian-mulai-enjoy-sekolah/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah perjuangan 3 minggu lebih, akhirnya saya dan suami saya mulai melihat buah hasil perjuangan kami. Minggu pertama penuh perjuangan.. lalu minggu kedua hanya efektif 3 hari karena ada libur pemilu dan paskah.. Setiap hari Fabian mengamuk, teriak dan sering marah tanpa sebab.. Awal minggu ke tiga (hari setelah libur panjang) seperti hari pertama masuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=199&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setelah perjuangan 3 minggu lebih, akhirnya saya dan suami saya mulai melihat buah hasil perjuangan kami. Minggu pertama penuh perjuangan.. lalu minggu kedua hanya efektif 3 hari karena ada libur pemilu dan paskah.. Setiap hari Fabian mengamuk, teriak dan sering marah tanpa sebab.. Awal minggu ke tiga (hari setelah libur panjang) seperti hari pertama masuk sekolah.. Fabian teriak meronta-ronta ketika diantar ke sekolah.. di kelas dia menangis sekitar 1 jam..</p>
<p> Hari berlalu, saya tetap konsisten.. Setiap hari saya bujuk dia untuk sekolah. Layaknya saya berbicara dengan orang dewasa, saya menanyakan kepadanya mengapa dia harus takut ke sekolah. Karena pada saat hari pertama, ketika saya ada didalam kelas, dia begitu enjoy..saya tanyakan padanya &#8220;apa Fabian takut?&#8221; </p>
<p><span id="more-199"></span>
<p>&#8220;Kuk&#8221; katanya (kuk=takut) lalu saya menambahkan &#8220;karena didalam kelas tidak ada yang fabian kenal?&#8221; dia berkata &#8220;cus at&#8221; (= mau lihat suster). Saya berkata padanya Fabian takut ditinggal sus ya.. Susterkan tunggu Fabian diluar. Fabian tidak bisa lihat, tapi suster ada didepan. Kan setelah good bye song, Fab bisa pulang, nanti lihat cus.. Sus ada diluar..&nbsp; Nanti Fab lihat ya,.. dimana suster tunggu. Fabian pasti bisa. Mama yakin Fabian berani. Kan di sekolah ada miss ii, miss indri, miss novi dan miss ari, semua sayang Fab.</p>
<p>Saya terus mengatakan padanya &#8220;Mama yakin Fabian bisa&#8221;, , &#8220;Fab pasti senang disekolah, ada mainan truk, doh, pasir, Fab mau main apa?&#8221; Saya ingat kata-kata Covey dibukunya bahwa ibunya adalah orang yang paling affirmatif dan supportive. Bahkan sampai di penghujung hidupnya dia masih mengatakan bahwa Covey pasti bisa, dan akan sukses. Saya berusaha menyemangati terus sambil mengajaknya berbicara dengan menatap matanya. </p>
<p>Di saat otak saya berpikir bahwa anak ini baru berumur 2 tahun dan tidak mengetahui apa-apa, tapi hati saya merasa bahwa dia sama seperti orang dewasa. Dia juga memiliki ketakutan, keberanian, kekuatan dan harapan. Hanya saja kemampuan utk mengemukakan pendapat/pikiran masih belum terasah.</p>
<p>Satu hal lagi yang ada dikepala saya adalah untuk menjaga konsistensi/rutinitas. Urutan kegiatan dipagi hari sebisa mungkin jangan diganti. Bangun tidur Fabian makan terlebih dahulu, lalu mandi dan pakai baju sekolah. Lalu diantar mama ke sekolah. Alhasil, saya terus-menerus terlambat masuk kantor <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Sampai di sekolah, saya mengantara dia ke play ground dan menyerahkan dia ke miss ii/indri lalu mengucapkan &#8220;mama kerja dulu ya, ntar abis good bye song fab di jemput sus&#8221;</p>
<p>Minggu ke empat dimulai, seperti biasa, hari senin adalah yang tersulit, karena sabtu dan minggu memiliki rutinitas yang berbeda. Sebenarnya sejak hari kamis minggu sebelumnya, Fab sudah mulai bisa bermain dikelas tanpa harus dipangku/ditemani oleh gurunya. Hari senin ini juga sama. Pada saat perpisahan dengan saya, dia menangis sekeras2 nya, tapi selanjutnya dia mulai bermain dengan bebasnya.. hal ini berlanjut ke hari selasa dan saya untuk pertama kalinya melihat dia bermain dengan senang nya melalui jendela sekolah, ketika saya cuti sakit setengah hari. Betapa bahagia melihatnya..</p>
<p>Hari Rabu adalah hari ulang tahun Fabian. Saya mengantarnya seperti biasa dan meninggalkannya. Jam 11 saya ke kelasnya karena ada perayaan kecil ulang tahunnya. Saya hanya melihat dari luar dan sangat terkejut, bagaimana fabian bisa begitu mandiri dan ceria didalam kelas. .Dia duduk didepan kelas dengan kue ulang tahun didepannya. Setelah menyanyikan lagu happy b&#8217;day, dia meniup lilin dengan PD nya.. lalu seperti permintaan dia &#8220;miss, tong kue&#8221;. Gurunya membagikan kue ke anak2 lainnya.. betapa lucunya melihat beberapa anak kecil dengan lahapnya memakan kue coklat sampai mulut dan dagunya penuh dengan remah coklat. </p>
<p>Kemajuan lain pun mulai terlihat.. di rumah dia suka sekali meminta papa/mamanya menyanyi dan mengikuti nyanyiannya. kosa katanya pun semakin bertambah..Dia terlihat lebih ceria..saya dan papanya merasa senang dan lega.. ternyata kita tidak membuat keputusan yang salah..</p>
<p>Hari ini.. saya melihat dia mulai tidak menangis ketika perpisahan dgn saya. Dia hanya terlihat sedih ketika digendong oleh miss Indri. Tapi tidak sampai meneteskan air mata.. begitu senangnya.. semoga tetap berlanjut ya.. </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=199&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/04/24/fabian-mulai-enjoy-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Minggu pertama Fabian sekolah di toddler High Scope</title>
		<link>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/04/04/minggu-pertama-fabian-sekolah-di-toddler-high-scope/</link>
		<comments>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/04/04/minggu-pertama-fabian-sekolah-di-toddler-high-scope/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 04:10:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hen</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita Fabian]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah pertama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fabianyafa.wordpress.com/2009/04/04/minggu-pertama-fabian-sekolah-di-toddler-high-scope/</guid>
		<description><![CDATA[Genap 5 hari Fabian sekolah di High Scope dimulai dari Senin 30 Maret 09. Hari pertama saya terus terang bingung harus menemani atau tidak, tapi berhubung tidak ada satu pun guru disana yang menjelaskan kepada saya, akhirnya saya menemaninya terus sampai pulang. Hari pertama, Fabian senang sekali berjalan ke sekolah sambil melihat air mancur di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=198&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Genap 5 hari Fabian sekolah di High Scope dimulai dari Senin 30 Maret 09. Hari pertama saya terus terang bingung harus menemani atau tidak, tapi berhubung tidak ada satu pun guru disana yang menjelaskan kepada saya, akhirnya saya menemaninya terus sampai pulang. Hari pertama, Fabian senang sekali berjalan ke sekolah sambil melihat air mancur di perjalanan. dia terlihat cukup enjoy dengan sekolahnya (karena saya selalu ada di belakangnya bila di mencari). Dia mengikuti beberapa kegiatan bersama anak-anak lain yang kurang lebih seumur dengan Fabian.</p>
<p>Hari kedua, Fabian ditemani oleh papanya. tapi berhubung ada urusan perbaikan rumah, papanya hanya menemani sampai stg 10. Lalu babysitter Fab menggantikannya sampai pulang. Sebenarnya hal ini tidak diperbolehkan di sana, kaena hanya ortu yang boleh masuk. tapi saya tidak tahu sebelumnya. Dihari kedua ini, fabian menangis beberapa kali, pada saat masuk kekelas setelah dari outdoor playground, dan pada saat dikelas dan pada saat ke ruang serbaguna. </p>
<p><span id="more-198"></span>
</p>
<p>Hari ketiga, saya menemani Fabian kembali. Karena belum dapat berbincang-bincang dengan gurunya, saya belum yakin dapat meninggalkannya sendirian. Akhirnya saya kembali menemaninya sampai pulang sekolah. Di hari ketiga, Fabian menangis pada saat mau masuk kelas, mungkin teringat pengalaman sebelumnya. Dia juga menolak bermain di ruang serba guna dan merengek sambil berkata &#8220;ma, puang&#8221;. </p>
<p>Setelah pulang sekolah, saya berbincang dengan ketiga gurunya, miss ii, miss novi dan miss ari. Mereka menanyakan ttg kebiasaan Fabian, apa kesukaannya, apa yang membuat dia menangis dan bagaimana cara menenangkan kalau dia sedang tantrum dan yang terakhir apa harapan saya dengan menyekolahkan Fabian. Saya menjawab bahwa saya berharap dengan sekolah, Fabian mendapatkan stimulus yang lebih optimal dan terarah dari kurikulum yang benar, selain itu untuk menanamkan disiplin. Setelah itu, kita sepakat bahwa besok Fabian akan benar2 ditinggal. Saya berkata pada guru2 tsb, bahwa Fabian belum pernah dibiarkan sendiri tanpa pengawasan orang yang dikenalnya sebelumnya. Mohon untuk mencoba mendekati Fabian dan ada disana bila dia membutuhkannya. Bukan berarti saya tidak mau dia mandiri, tapi bagaimanapun akan sulit untuknya lepas sama sekali dari kebiasaannya.</p>
<p>Nah mulailah hari ke empat.. Saya, Fabian dan babysitternya berjalan seperti biasa dengan mampir dulu di air mancur didekat sekolah. Dia berhenti sejenak ketika melihat sekolahnya, tapi kemudian melangkah lagi. Sesampai di outdoor playground, dia bermain seperti biasa. Lalu tiba saatnya saya say &#8220;good bye&#8221;. Some how dia tau gelagat saya akan pergi, dia mendekat dan minta digendong. Tapi saya mengatakan dengan lembut &#8220;Fabian, mama sudah bilang kemarin kan, sekarang Fabian main dengan miss ii yah.. mama kerja dulu.&#8221; Seketika, dia menangis sekeras-kerasnya. Gurunya berusaha mengambil Fabian dari pelukan saya, saya memberikannya dan berpaling pergi dari Fabian. Terdengar suara tangisan Fabian selama saya berjalan menjauh. Begitu berat rasanya melihat air matanya bercucuran dan jerit tangisnya. Semoga dia mengerti, bahwa kejadian ini bukan menandakan saya tidak peduli padanya.&nbsp; Tapi dari beberapa orang tua yang saya tanya pengalamannya, mereka juga mengalami proses ini. Dan semakin cepat dia di tinggal disekolah, maka makin cepat proses adaptasi anak.</p>
<p>Saya berjalan dengan sekuat tenaga menahan keinginan untuk menoleh kebelakang. Setelah keluar dari playground, saya berusaha mendengar suara hati saya, ternyata saya tidak merasakan ada sesuatu yang mengganjal. Sepertinya dia akan baik-baik saja.</p>
<p>Hari ini dimulai dengan tangis luar biasa. Pada saat Fabian dan teman-temannya berjalan dari playground ke kelas, susternya mengintip dan menemukan Fabian sedang digendong oleh miss ii dan tidak menangis lagi. Dikelas pun dia tidak menangis, tapi satu jam sebelum pulang, dia kembali menangis dan minta pulang. Tapi berdasar info dari gurunya, dia tidak mengeluarkan air mata (yang biasanya bertanda bahwa dia hanya merenggek)</p>
<p>Hari kelima, Fabian kembali saya temani ke sekolah. Kali ini kita naik mobil, sesuai permintaan Fabian.&nbsp; Sama seperti biasa, mampir dulu untuk melihat air mancur. Berhubung pagi ini Fabian sama sekali tidak mau maem pagi, akhirnya kita menemaninya dulu makan lemper pilihan Fabian dari toko kue di dekat sekolah. setelah menghabiskan setengah lempernya, saya dan suster bergegas utk keluar dari playground. Fabian seperti biasa, mengetahui gelagat saya, dia mulai menangis kembali.</p>
<p>Berdasar info dari gurunya, Fabian masih seperti hari sebelumnya, menangis keras ketika ditinggal dan ketika 1 jam sebelum pulang. Selama dikelas dia minta selalu ditemani oleh miss ii. Dia belum bisa dilepas. </p>
<p>Fiuh, akhirnya akhir pekan datang.. fabian libur. .Tapi entah kenapa sekarang dia menjadi sensitif. Bila ada keinginannya yang tidak dimengerti atau tidak dituruti, dia akan menangis. Saya berusaha untuk tidak menuruti rengekannya.. Oh my god.. it&#8217;s so hard to do.. Hope next week he finally get over it..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fabianyafa.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fabianyafa.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fabianyafa.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fabianyafa.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fabianyafa.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fabianyafa.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fabianyafa.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fabianyafa.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fabianyafa.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fabianyafa.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fabianyafa.wordpress.com&blog=2471591&post=198&subd=fabianyafa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fabianyafa.wordpress.com/2009/04/04/minggu-pertama-fabian-sekolah-di-toddler-high-scope/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0405cc3eccd004faa9b16b90ffe6add1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Fab</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>