Cerita Mama Fabian

Pilih mobil matic atau manual?

June 24, 2009 · Leave a Comment

Kalau ditanya enak naik mobil matic atau manual? apa ayo jawabannya?

Beberapa minggu ini saya merasakan perbedaan dari mobil matic ke mobil manual…dan muncul pemikiran, apa benar kalau mobil otomatic lebih enak dari pada manual..

Menurut saya, mobil matic sangat enak bila dipakai untuk dalam kota dimana peralihan dari gigi satu ke gigi lain sering terjadi (mengingat kondisi kota yang padat dan macet). Tapi bila dipakai antar kota, saya memilih mobil manual, dimana perpindahan gigi dapat saya kendalikan, kecepatan pun dapat dikendalikan.. bila pada saat perlu tancap gas, mobil manual dapat melaju lebih cepat pada saat awalnya..

Kalau dari pengalaman saya, ternyata keduanya ada kelebihan dan kekurangannya dan kita kadang harus memilih atau setidaknya menyeimbangkan antara beberapa hal.  Saya melihat konsep ini juga dapat berlaku untuk banyak hal di dunia. Misal salah satu contoh lainnya…lebih penting pekerjaan yang sukses atau keluarga yang bahagia, lebih baik jadi anak gaul atau orang yang pintar?

Bagaimana menurut anda..

→ Leave a CommentCategories: pemikiran

Separation anxiety.. so hard for mom!

June 24, 2009 · Leave a Comment

“separation anxiety” yang terjadi pada Fabian hanya sebatas ketika saya mengantar dia sekolah..Sulit sekali melihat dia setiap hari menangis pada saat saya menyerahkannya dari gendongan saya ke gendongan gurunya.

Murid lain yang saya amati tidak mengalami hal yang sama. Meraka terlihat begitu mudah melepas kepergian mamanya setelah beberapa hari atau max 1 term. Tapi Fabian, setelah sekolah 10  minggu, masih belum dapat merelakan kepergian saya. Kadang dia hanya merenggut, tapi kebanyakan dia menangis sekeras2nya.

Yang aneh adalah, setelah beberapa menit dari kepergian saya, dia akan berhenti menangis, lalu mulai bermain dengan gurunya.. Memang pada saat parents conference yang pertama, guru Fabian mengatakan bahwa Fabian is a slow starter. Bila sudah memasuki sesi main ke playground yang kedua, dia akan semangat dan ceria..

Hampir setiap hari kerja, saya harus melihat muka histerisnya dengan derai air mata. Sebagian hati saya merasa kasihan (makes me felt like a cruel mom!).  Saya melaju mobil dengan hati yang kacau, berharap dia berhenti menangis secepatnya.

Sesekali, saya menyempatkan diri melihat bermain, tertawa dikelas, saya bercampur senang, tidak percaya, melihat hal yang begitu bertolak belakang dengan kejadian di pagi harinya.

Setelah saya renungi.. dan renungi.. mungkin ini yang menjadi masalah:

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: dunia Ibu · pemikiran
Tagged: ,

40 Tips & Tricks for Getting in the Mood to Get Ideas – poster by Bryan Connor

June 8, 2009 · Leave a Comment

I like the idea so much..the content and the design..  for detail please go to his blog : http://bryanconnor.com/2009/04/brain-shopping/

  1. Triangulate. Identify three sides of the problem, such as “audience,” “voice,” and “message.” Collect and organize ideas in these categories.
  2. Make a cube. Take an idea or problem and describe, compare, analyze (break down), associate, apply, and argue for and against it.
  3. If working in a team, assign a different side of the cube to each person.
  4. Think like a journalist. Ask who, what, when, where, why.
  5. Make a word salad. Write down every word you can think of that relates to the problem. Sort the words to discover patterns and ideas.
  6. Do a Google check. Who else has solved your problem?
  7. Go to the library. Books are packed with information and inspiration.
  8. Rewrite the problem. If the problem is “X,” change it to “Why?” Then Imagine the obvious solution. Now, imagine its opposite.
  9. Look for solutions you admire. Analyze why you admire them.
  10. Think like an interior decorator. Create a mood board with magazine clippings, fabric samples, snapshots, key words, etc.

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: bacaan
Tagged: ,

Raport pertama Fabian (parent conference di HighScope kuningan)

June 3, 2009 · 2 Comments

Jumat, 29 May 09, saya bersama dengan suami untuk pertama kalinya menjalankan tugas sebagai orang tua murid utk mengambil raport:) rasanya aneh juga.. mengingat umur Fabian baru 2 tahun. Apalagi banyak yang bertanya “bagaimana raport Fab?” ternyata banyak juga yang peduli dengan Fab (padahal ini cuma karena saya gembar-gembor berita pengambilan rapor ini di kantor yah :) hehehe…) Dan jawabannya “nanti baca di blog gue yah! Panjang ceritanya”  sepanjang posting ini …( “) sekalian promosi blog..

Nah ini dia detail Raport pertama Fabian:

Keep reading →

→ 2 CommentsCategories: Highscope · cerita Fabian · pendidikan anak
Tagged: , ,

Wanita dan Wirausaha?

May 29, 2009 · Leave a Comment

Sabtu lalu, 23 mei 09, saya menghabiskan akhir pekan dengan lebih dari 100 orang wanita yang berkumpul di hotel Sari San Pasifik Jakarta yang memiliki minat yang sama. Workshop yang diselenggarakan oleh Femina dan BNI ini, bertujuan untuk memberi pengetahuan bagi yang penasaran dengan dunia wirausaha.

Saya sebenarnya belum yakin dengan dunia yang satu ini dan tertarik mengikuti modul pertama (membahas kesiapan untuk terjun ke dunia wirausaha). Tapi ternyata kelasnya sudah full (max 50 orang), sehingga saya beralih ke modul ketiga (membahas pemilihan produk dan teknik pemasarannya). Selain kedua modul tsb, ada pula modul yang membahas SDM (modul 2) dan Keuangan (modul 4).

Dalam kelas saya, pada awalnya hanya terdapat sekitar 15 orang.. tapi berjalan dengan waktu, peserta bertambah banyak dan yang cukup mengejutkan adalah tidak hanya wanita, tapi beberapa pria juga berpartisipasi dikelas saya. Sebagian besar dari mereka sudah memiliki usaha sendiri, ada yang bergelut di fashion, baik online maupun outlet, catering, handycraft, franchise makanan, laundry sampai ke pembuat website. Saya sendiri ketika ditanya apakah usaha yang ingin dibuka, masih bingung.. mungkin menjadi konsultan IT :)

Pembicaranya adalah Adi Sukito dan Salord Sagala. Mereka membahas mengenai bagaimana memilih produk/jasa yang kita akan fokuskan dan bagaimana cara membangun brand, termasuk logo, merk dan tagline. Pada saat latihan, saya dengan ketiga teman baru saya, Rahmi, Dewi dan suaminya, membuat brand “Pastry”- Pas rasanya Try enaknya..lumayan untuk durasi 10 menit yah..

Beberapa hal yang cukup menarik adalah:

Untuk memilih usaha, kita perlu mengetahui apa yang dibutuhkan oleh customer. Bukan hanya karena kita ingin menjual sesuatu, tapi tidak melihat kebutuhan customer. Jadi bagaimana caranya?

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: dunia Ibu · wiraswata
Tagged: , , ,

Dual language academic, is it good?

May 19, 2009 · 2 Comments

Yesterday, I attend a parent seminar about bilingual education, conducted by TB Simatupang Highscope School. The speaker is one lovely couple Mr & Mrs Freeman.

I was one hour late because I can’t find way to go there..It was my first time. The school is quite big and have lots of green spaces. Children from  1 1/2 years up to high school age were mingle there.. it’s like memorizing my school time long time ago..

The seminar itself talk about the benefit of teaching bilingual education to a child. They claimed that bilingual education has 6 benefits (although I just get the last four :) ), including improve cognitive capability, more job opportunity, preserve culture, make the child more flexible in term of way of thinking.

The basic concept is that bilingual doesn’t means that the person will think in each language separately. There is only one basic concept inside the brain that relate the word “dog” with the an animal that has 4 legs, fur and able to bark, or how to calculate numbers. So if they learn other language, they don’t have to understand the difference of dog and cat, but they just have to know the vocabulary for word “dog”  and the vocabulary for each number in that language.

Keep reading →

→ 2 CommentsCategories: pendidikan anak
Tagged: , ,

How to raise a happy child…

May 18, 2009 · Leave a Comment

Very interesting post from Parent Center web..

http://www.babycenter.com/0_how-to-raise-a-happy-child-ages-2-to-4_1492443.bc?showAll=true

I guess all parents want their child to be a happy child.. but how? This article has a very good point and clues..

Like any parent who wants the best for her children, Trish Bragg has done everything she can to make sure Isabel, Charlie, and Madeline are healthy, have plenty of stimulating activities to fill their day, and are loved unconditionally. Yet, like many, she struggles with parenting’s million-dollar question: Are my kids happy? “Among all my friends, that’s what we want to know,” Bragg says.
What makes children happy may surprise you. Child development experts who study the subject say that happiness isn’t something you can give a child like a prettily wrapped present. In fact, says Edward Hallowell, psychiatrist and author of The Childhood Roots of Adult Happiness, over-indulged children — whether showered with toys or shielded from emotional discomfort — are more likely to grow into teenagers who are bored, cynical, and joyless. “The best predictors of happiness are internal, not external,” says Hallowell, who stresses the importance of helping kids develop a set of inner tools they can rely on throughout life.
The good news is you don’t have to be an expert in child psychology to impart the inner strength and wisdom it takes to weather life’s ups and downs. With patience and flexibility, any parent can lay the groundwork for a lifetime of happiness.

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: bacaan · pendidikan anak
Tagged: ,

Cerita perkembangan Fabian bulan ke-22 s/d 24 (2 thn)

May 5, 2009 · Leave a Comment

Fabian sudah dua tahun.. Dua bulan terakhir banyak kemajuan yang sangat pesat yang sangat mengejutkan saya…

Kemajuan yang sangat cepat adalah kemampuan dia mencerna informasi dan memberikan respon terhadap rangsangan yang dia terima. Kalau sebelumnya dia belum memberikan tanda bahwa dia sebenernya menerima informasi, sekarang saya sudah dapat melihat dengan jelas bahwa dia selama ini hanya dalam mode “receiving only” , dan sekarang mulai dengan mode “receiving and responding” 

Contoh yang sangat jelas adalah kemampuan berbicara dan meniru kata-kata yang dia dengar. Ups ini berarti kita harus berhati-hati dalam berbicara didepan Fabian.. salah satu bukti adalah ketika dia sekolah, dia dikenalkan dengan lagu “Good morning” .. dalam lagu ini setiap anak di tanya ” how are you”. Masing-masing anak akan menjawab “I’m Fine”. Dia dengan cepat menirunya.. tapi ketika pho-phonya ditanya, dan menjawab “eee.eee..” dia langsung menirunya dan sampai sekarang dia suka sekali menjawab “eee..eee..” :(

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: cerita Fabian · milestone
Tagged:

The leader in Me — by Stephen Covey

May 4, 2009 · 1 Comment

I can’t imagine how a child as little as elementary school can be taught Leadership principles. At least I didn’t get that kind of education when I was a child. Perhaps when I was entering my third job that I became aware of the importance of leadership and start to learn by experience.

Mr Covey explained that he himself was surprised by the result of A.B Comb did to their students. The principal of that school has choose Leadership as its magnet theme. They use 7 habits and Baldrige tools as the foundation. The result was amazing, the score test getting better, the number of students breaking rules reduced and the most important one is that the children there were prepared with the most important skill for their future.

I wish I can find that kind of school in Jakarta, but perhaps, it will start in another couple of years..I guess I have to start it in my own house.

To be honest, I have no idea how to do it. I’ll do some more research on it. Prepare the tools, learn how the leadership school did. I hope they explain it on their web :)

But the most important start is to learn and do the 7 habits myself. I guess I still have lots to learn and practice. I’m going to read that book again..

→ 1 CommentCategories: bacaan · pendidikan anak · rekomendasi
Tagged:

Fabian mulai enjoy sekolah :)

April 24, 2009 · 3 Comments

Setelah perjuangan 3 minggu lebih, akhirnya saya dan suami saya mulai melihat buah hasil perjuangan kami. Minggu pertama penuh perjuangan.. lalu minggu kedua hanya efektif 3 hari karena ada libur pemilu dan paskah.. Setiap hari Fabian mengamuk, teriak dan sering marah tanpa sebab.. Awal minggu ke tiga (hari setelah libur panjang) seperti hari pertama masuk sekolah.. Fabian teriak meronta-ronta ketika diantar ke sekolah.. di kelas dia menangis sekitar 1 jam..

Hari berlalu, saya tetap konsisten.. Setiap hari saya bujuk dia untuk sekolah. Layaknya saya berbicara dengan orang dewasa, saya menanyakan kepadanya mengapa dia harus takut ke sekolah. Karena pada saat hari pertama, ketika saya ada didalam kelas, dia begitu enjoy..saya tanyakan padanya “apa Fabian takut?”

Keep reading →

→ 3 CommentsCategories: cerita Fabian · pendidikan anak
Tagged: