Cerita Mama Fabian

Akhir dari Hydrocele Fabian

September 28, 2009 · Leave a Comment

Setelah bergumul dengan masalah pembesaran testis kanan Fabian di satu setengah tahun terakhir ini, akhirnya kini saya bisa merasa lega. Kalau diposting sebelumnya, saya menjelaskan bahwa hydrocele Fabian sudah mengecil, itu bukan berarti hilang sama sekali. Beberapa waktu kemudian muncul kembali. Lalu setelah beberapa lama hilang lagi, tapi kemudian muncul kembali.

Akhirnya saya dan suami memutuskan untuk meminta second opinion dari dokter di Singapore. Pada awalnya saya berharap kalau dokternya mengatakan bahwa sebenarnya tidak apa2 kalau lubang penyebab hydrocelenya cukup kecil. Atau harapan kedua adalah teknologi disana sudah cukup canggih, sehingga tidak perlu operasi, mungkin dengan laser atau apapun yang efek terhadap anaknya lebih kecil.

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: kesehatan · penyakit · rekomendasi
Tagged: , , , , ,

Apakah aturan itu perlu?

August 31, 2009 · Leave a Comment

Ada orang yang bilang, “Aturan dibuat untuk dilanggar”. ayo.. siapa yang setuju? pasti yang setuju, pernah mencontek waktu masih disekolah, atau bolos dari kuliah. Tapi tidak perlu khawatir, kayanya semua orang pernah melanggar aturan. Entah itu mendahului mobil dari sebelah kiri, atau sesederhana menerobos lampu merah.. dan paling sering.. nyolong2 main facebook waktu jam kerja.. ayo ngaku :)

Kalau dipikir-pikir, kadang pemikiran ini bener juga yah.. dimana ada aturan, pasti ada yang melanggar. Yang hebatnya lagi, setiap pelanggaran, ada alasan yang kuat menurut yang melakukan. Lalu, buat apa ada aturan?

Coba kita tengok, apa arti aturan.. (berhubung kaga ada kamus indo, pake bahasa inggrisnnya ya.. “RULE” artinya :

“an accepted principle or instruction that states the way things are or should be done, and tells you what you are allowed or are not allowed to do”- menurut Cambridge dictionary

“guide or principle for conduct or action, an accepted method, custom, or habit, REGULATION, bylaw” menurut Marriam Webster Dictionary.

Sepertinya ada 2 kunci utama, yang pertama adalah instruksi (bagaimana melakukan satu kegiatan, mana yang boleh dan tidak boleh) yang kedua adalah accepted (artinya aturan diterima/ diakui)

Nah sekarang masalahnya, diterima oleh siapa?

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: pemikiran

Apakah anda sudah menemukan Passion anda?

August 31, 2009 · 2 Comments

alau mendengar kata-kata Rene di Hardrock FM, kadang saya suka mikir sendiri.. Sebenernya pekerjaan saya sekarang ini adalah passion saya atau bukan? Apakah pekerjaan dapat menjadi sarana untuk merealisasikan diri, atau hanya untuk kepentingan materi semata?

Kalau pekerjaannya memang benar-benar menyebalkan, dalam arti kita selalu bersunggut-sunggut setiap hari untuk memulai pekerjaan. Tugas terasa sangat berat dan menyebalkan.. Dengan sangat mudah, kita bisa mengetahui bahwa pekerjaan itu bukan passion kita. Time to do something!!

Nah kalau keadaannya tidak se-ektrim itu, misal dari segi pekerjaan, yah bisa dibilang kita lumayan suka. Dari segi materi memang sepertinya sudah ok. Kadang kita menggerutu ttg pekerjaan, tapi kadang kita enjoy dalam pekerjaan tersebut. Lalu apakah ini passion kita?

Rekan kerja saya, memperlihatkan satu video TED yang dibawakan Ken Robinson. Laki-laki kelahiran england ini, bercerita mengenai passion, creativity dan bagaimana salahnya sistem pendidikan yang ada sekarang. Somehow, i think this guy has a good point..

Accidentally, I found his book “The Element”- how finding your passion changes everything – in one of the book store I went. I just bought it! walau kalau lihat harganya.. mau marah.. Rp 391 rb!!! Tapi ternyata ga nyesel!! really, you should read the book.

Point pertama yang menarik adalah pada saat dia menjelaskan bahwa kita tidak dapat meramal masa depan. Kita benar2 tidak dapat mengetahui masalah2 yang akan dihadapi oleh anak dan cucu kita nanti. lalu bagaimana cara terbaik untuk mempersiapkan mereka menghadapi masalah masa depan? apakah dengan ilmu2 yang kita miliki sekarang?

Cara terbaik adalah membantu mereka menemukan passion mereka, yang disebut “element” oleh Robinson. Mengapa demikian? orang yang telah menemukan element mereka, bekerja tidak untuk materi, tapi mereka tidak dapat membayangkan bila harus hidup tanpa pekerjaan itu. Bila dunia berubah total esok hari, orang yang telah menemukan element, dapat mencari jalan keluar utk mengembangkan bakat mereka utk mengakomodir perubahan tersebut. Dan yang paling penting, mereka dapat menjadi fleksible dan tetap produktif.

Lalu bagaimana cara menemukan Element? yang pertama element membutuhkan kombinasi antara kemampuan/bakat pribadi dan personal passion. Tidak ada formula yang pasti untuk mencari element. Yang pasti, element bersifat personal, berbeda untuk setiap orangnya dan berada dibidang yang dia mampu lakukan (memiliki bakat). Untuk mencapainya, kita memerlukan attitude yang mendukung sehingga mendapatkan kesempatan yang tepat.

Satu hal lagi, seseorang tidak terikat dengan hanya satu element saja, mungkin saja dia memang memiliki banyak element. Banyak lah mencoba hal2 baru.. tanpa ini, kita tidak tau dibidang mana kemampuan dan minat kita terletak.

Satu ciri orang yang telah menemukan element, mereka merasa telah memperoleh identitas diri, dan tujuan hidup mereka. Mereka sangat mencintainya, sampai2 berpikir they can’t live without it.

→ 2 CommentsCategories: Summary · pemikiran
Tagged: ,

Cerita Fabian pertama dirawat di rumah sakit – prehospital.

August 17, 2009 · Leave a Comment

Berawal dari hari kamis 6 Agustus, pagi hari, saya bangun dan menemukan Fabian berbadan panas.. “Oh tidak” dalam hatiku.. saya langsung memanggil suamiku dan menanyakan apakah dia merasakan panas di badan fab, tapi dia mengatakan, tidak.

Tapi ternyata, termometer menunjukan skala 39 derajat celcius. Hua.. panas!! Profen adalah yang pertama terlintas dikepala, obat panas andalan saya, langsung dikonsumsi oleh Fab. Saya tidak dapat menemukan gejala penyakit lain, sambil berkata kepada suster untuk terus memperhatikan tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh fab, saya berangkat kerja.

Jam 10 saya menelpon utk menanyakan, apakah ada tanda dimana letak penyebab panasnya? ternyata belum ada.. Kira-kira jam 11, suster saya mengirim sms.. “tolong pulang, fab panas 40 derajat”. Ternyata senjata andalan saya profen, tidak berhasil! Tanpa pikir panjang, saya minta ijin dan langsung pulang dengan berbekal informasi jadwal praktik dokter anak.

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: cerita Fabian · penyakit
Tagged: ,

Menjadi dewasa…

July 13, 2009 · Leave a Comment

Pernahkah anda berpikir kalau saat ini, anda sebenarnya sudah layak dikatakan sebagai manusia yang dewasa? mungkin uban sudah mulai tampak dikepala, kulit sudah mulai tidak semulus beberapa waktu lalu, dandan-an pun sudah menunjukkan bahwa “saya sudah dewasa”.

But..  deep down in yourself.. your attitude, your behaviour, your EQ  and your way of thinking… are they reflect your physical age?

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: pemikiran
Tagged:

Cerita Perkembangan Fabian bulan ke 25 s/d 26

July 6, 2009 · Leave a Comment

Perkembangan anak sungguh menakjubkan! walau Fabian sudah 2 tahun, tapi perkembangannya masih membuat saya takjub..

Perkembangan yang cukup pesat adalah kemampuan berkomunikasi dan logika. Mungkin sebelumnya, kemampuan logika Fabian tidak terlihat karena keterbatasannya dalam mengungkapkan ide dan pikirannya dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh orang lain. Tapi begitu kemampuan bicaranya meningkat, kemampuan otaknya baru terlihat dengan lebih jelas. Dia bisa mengenal warna dengan baik hanya dalam waktu yang singkat. Walau objectnya berbeda, dia bisa membedakan warna dengan baik. Lalu dia juga bisa mengingat nama orang dengan melihat foto, bentuk sendal atau sepatu milik temannya disekolah, tempat terutama bila ada air mancur .. Belum lagi kemampuannya untuk bernegosiasi.. dia akan bilang, “minum susu ntar, painting dulu”.

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: cerita Fabian · milestone
Tagged:

Pilih mobil matic atau manual?

June 24, 2009 · Leave a Comment

Kalau ditanya enak naik mobil matic atau manual? apa ayo jawabannya?

Beberapa minggu ini saya merasakan perbedaan dari mobil matic ke mobil manual…dan muncul pemikiran, apa benar kalau mobil otomatic lebih enak dari pada manual..

Menurut saya, mobil matic sangat enak bila dipakai untuk dalam kota dimana peralihan dari gigi satu ke gigi lain sering terjadi (mengingat kondisi kota yang padat dan macet). Tapi bila dipakai antar kota, saya memilih mobil manual, dimana perpindahan gigi dapat saya kendalikan, kecepatan pun dapat dikendalikan.. bila pada saat perlu tancap gas, mobil manual dapat melaju lebih cepat pada saat awalnya..

Kalau dari pengalaman saya, ternyata keduanya ada kelebihan dan kekurangannya dan kita kadang harus memilih atau setidaknya menyeimbangkan antara beberapa hal.  Saya melihat konsep ini juga dapat berlaku untuk banyak hal di dunia. Misal salah satu contoh lainnya…lebih penting pekerjaan yang sukses atau keluarga yang bahagia, lebih baik jadi anak gaul atau orang yang pintar?

Bagaimana menurut anda..

→ Leave a CommentCategories: pemikiran

Separation anxiety.. so hard for mom!

June 24, 2009 · Leave a Comment

“separation anxiety” yang terjadi pada Fabian hanya sebatas ketika saya mengantar dia sekolah..Sulit sekali melihat dia setiap hari menangis pada saat saya menyerahkannya dari gendongan saya ke gendongan gurunya.

Murid lain yang saya amati tidak mengalami hal yang sama. Meraka terlihat begitu mudah melepas kepergian mamanya setelah beberapa hari atau max 1 term. Tapi Fabian, setelah sekolah 10  minggu, masih belum dapat merelakan kepergian saya. Kadang dia hanya merenggut, tapi kebanyakan dia menangis sekeras2nya.

Yang aneh adalah, setelah beberapa menit dari kepergian saya, dia akan berhenti menangis, lalu mulai bermain dengan gurunya.. Memang pada saat parents conference yang pertama, guru Fabian mengatakan bahwa Fabian is a slow starter. Bila sudah memasuki sesi main ke playground yang kedua, dia akan semangat dan ceria..

Hampir setiap hari kerja, saya harus melihat muka histerisnya dengan derai air mata. Sebagian hati saya merasa kasihan (makes me felt like a cruel mom!).  Saya melaju mobil dengan hati yang kacau, berharap dia berhenti menangis secepatnya.

Sesekali, saya menyempatkan diri melihat bermain, tertawa dikelas, saya bercampur senang, tidak percaya, melihat hal yang begitu bertolak belakang dengan kejadian di pagi harinya.

Setelah saya renungi.. dan renungi.. mungkin ini yang menjadi masalah:

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: dunia Ibu · pemikiran
Tagged: ,

40 Tips & Tricks for Getting in the Mood to Get Ideas – poster by Bryan Connor

June 8, 2009 · Leave a Comment

I like the idea so much..the content and the design..  for detail please go to his blog : http://bryanconnor.com/2009/04/brain-shopping/

  1. Triangulate. Identify three sides of the problem, such as “audience,” “voice,” and “message.” Collect and organize ideas in these categories.
  2. Make a cube. Take an idea or problem and describe, compare, analyze (break down), associate, apply, and argue for and against it.
  3. If working in a team, assign a different side of the cube to each person.
  4. Think like a journalist. Ask who, what, when, where, why.
  5. Make a word salad. Write down every word you can think of that relates to the problem. Sort the words to discover patterns and ideas.
  6. Do a Google check. Who else has solved your problem?
  7. Go to the library. Books are packed with information and inspiration.
  8. Rewrite the problem. If the problem is “X,” change it to “Why?” Then Imagine the obvious solution. Now, imagine its opposite.
  9. Look for solutions you admire. Analyze why you admire them.
  10. Think like an interior decorator. Create a mood board with magazine clippings, fabric samples, snapshots, key words, etc.

Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: bacaan
Tagged: ,

Raport pertama Fabian (parent conference di HighScope kuningan)

June 3, 2009 · 2 Comments

Jumat, 29 May 09, saya bersama dengan suami untuk pertama kalinya menjalankan tugas sebagai orang tua murid utk mengambil raport:) rasanya aneh juga.. mengingat umur Fabian baru 2 tahun. Apalagi banyak yang bertanya “bagaimana raport Fab?” ternyata banyak juga yang peduli dengan Fab (padahal ini cuma karena saya gembar-gembor berita pengambilan rapor ini di kantor yah :) hehehe…) Dan jawabannya “nanti baca di blog gue yah! Panjang ceritanya”  sepanjang posting ini …( “) sekalian promosi blog..

Nah ini dia detail Raport pertama Fabian:

Keep reading →

→ 2 CommentsCategories: Highscope · cerita Fabian · pendidikan anak
Tagged: , ,