Cerita Diare pertama Fabian


Diare? untuk ibu yang baru memiliki seorang anak, diare adalah hal yang cukup menakutkan. Apalagi Fabian selama ini mendapat asi eksklusif, yang menurut berbagai sumber, merupakan penangkal diare bagi bayi. Hari senin, setelah baby sitter  fabian kembali dari libur, saya kembali bekerja seperti biasanya. Kira-kira jam 13.00, suami saya menelepon kantor saya dan menanyakan, kenapa saya tidak bisa dihubungi lewat HP? ternyata babysitter saya telah menelepon saya 3 kali dan mengirim sms yang mengatakan bahwa Fabian sedang diare dan sudah buang air besar sebanyak 5 kali..

Hua … ini adalah pertama kali saya mendapat berita seperti ini. Saya berpikir sebentar, kemudian membooking dokter anak yang ada di RSPI (kebetulan yang ada disore ini adalah dr.Sander) dan menginstruksikan suster untuk mengambil contoh pup (barangkali akan diperiksa di lab). Jam 15.00 saya berangkat dari kantor, dan langsung meluncur ke RSPI..

Setelah mengetahui bahwa diare Fabian tidak disertai dengan muntah ataupun demam, dan setelah memeriksa Fabian dengan stetoskop, dokter Sander berkesimpulan bahwa tidak ada penyakit yang perlu dikhawatirkan. Sepertinya yang bermasalah hanya diusus besar, dan usus halusnya tidak apa-apa. Dia berkata bahwa dia tidak suka memberi obat yang terlalu berlebihan kepada anak-anak, dan melihat keadaan Fabian yang masih segar dan selalu tersenyum, dia memutuskan untuk tidak memberi obat yang menghentikan diarenya.

Menurut dr Sander, lebih baik kotoran yang ada di dalam tubuh Fabian dikeluarkan semua, daripada diarenya berhenti tapi kumannya terjebak didalam, malah jadi infeksi. Hanya 1 yang perlu diperhatikan yaitu, jangan sampai dia kekurangan air. Tanda-tandanya dapat dilihat dengan ubun2nya tidak masuk kedalam, air mata dan liur masih banyak, bila perut dicubit kembali dengan cepat, dan tidak terlihat loyo.

Fabian perlu diberikan pedialyte (oralit) untuk baby untuk mengganti cairan tubuh yang keluar dari diare. Lalu obat Nifural, sirup kuning untuk mengentalkan kotoran dan Lacto-B, probiotik (bukan anti biotik) yang merangsang pertumbuhan bakteri baik seperti yakult. Setelah diberikan petunjuk bahwa dalam waktu 3 hari, diarenya akan berhenti, maka kami semua kembali kerumah.

Selang tiga hari, diare fabian tetap tidak berkurang. Dalam satu hari buang air 5-7 kali dan beberapa kali (bisa 10kali) hanya keluar cairan kuning. Dihari jumat (hari kelima) diarenya malah kembali cair, mungkin karena obat dari dokter sudah habis. Ini berarti.. kembali ke dokter!! Kali ini Fabian ke RS Brawijaya, tempat dr Sander praktek.

Perkataan dr Sander masih sama, dia tidak melihat ada infeksi, atau apapun yang serius. Saya bertanya banyak sekali kalau mau liat detailnya lihat disini.

Yang menarik, dr Sander mengatakan suatu kemungkinan.kalau orang jawa bilang, ada yang namanya “indah”. Anak yang mau mendapatkan ketrampilan baru, terserang diare atau demam.Pada saat diare, dia sedang meringankan tubuhnya untuk persiapan jalan dan mungkin ini yang terjadi dengan fabian. Terus terang saya cukup aneh mendengar kepercayaan ini dari seorang dokter yang seharusnya lebih logis dan menggunakan ilmu kedokteran untuk menjawab gejala penyakit.

Akhirnya kami memutuskan untuk memeriksa kotoran Fab di lab. dokter bilang, kalau bisa dalam kurun waktu kurang dari 1 jam, feses harus diberikan ke lab. Lucunya pada saat diperiksa pampers fabian saat itu, tidak ada kotoran.. sore hingga malamnya, suatu yang aneh terjadi.. fabian sudah tidak diare. kotorannya masih agak cair, tapi frekuensinya berkurang.  

Keesokan harinya, dia hanya pup dipagi hari dan itu pun tidak cair. Takut ini hanya kebetulan, kami tetap ingin memeriksakan kotorannya.. tapi apa daya, labnya tutup di hari minggu. Keajaiban terjadi.. selama hari minggu ini, diarenya hilang. Dan yang lebih aneh lagi, Fabian mulai bisa berjalan, melangkah dengan ringannya tanpa berpegangan, atau dipegangi. Kami sekeluarga tidak percaya.. Fabian, tiba2 bisa berjalan.. dan sesuai dengan perkataan dokter, hal ini terjadi setelah dia mengalami diare.. 16 maret 2008 adalah tanggal yang bersejarah.. Fabian hampir 11 bulan, tapi sudah bisa berjalan.

Jadi apakah anda percaya dengan istilah “indah”? saya sendiri tidak, tapi pengalaman ini sungguh aneh tapi nyata!! 

One response to “Cerita Diare pertama Fabian

  1. Antara percaya dan 3 tp Betul adanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s