Homeschooling


Sekarang ini pendidikan menjadi satu hal yang menjadi perhatianku untuk fabian. Melihat trend diluar, banyak sekali preschool yang berkembang menawarkan berbagai macam kurikulum. Sebut saja kurikulum montessori(yang percaya bahwa anak lebih dapat
belajar bukan dengan teori, tapi praktek), highscope, Reggio Emilia, dan masih banyak lagi..

Nah bagaimana dengan homeschooling?
Homeschooling adalah metode yang percaya bahwa rumah adalah tempat yang paling ideal untuk anak belajar. Rumah disini bukan terbatas pada bangunan rumah, tapi lebih seperti “home” yang artinya orang tua dan keluarga. Jadi tanggung jawab pendidikan anak terletak pada orang tua, bukan didelegasikan kepada guru.

Saya berusaha untuk mencari informasi di internet dan sewaktu mencari di google, saya menemukan website yang sangat komprehensif dan menarik mengenai kisah perjalanan anak mereka yang menerapkan homeschooling, resource dan semua hal mengenai home schooling. Praktek Homeschooling di Indonesia

Beberapa hal yang menjadi pertanyaan dikepala saya sewaktu mendengar homeschooling telah dijawab dengan baik disana, antara lain:

  • Apakah anak akan kesulitan nantinya, ketika dia mencari pekerjaan atau ingin kuliah dan membutuhkan ijasah sekolah? Bagaimana bila suatu saat saya tidak bisa melanjutkan homeschooling, lalu apakah anak saya bisa masuk kedalam sekolah?

Ternyata ada yang namanya ujian kesetaraan (Paket A, B, C) sebagai jawaban. Pemilihan kurikulum juga dapat memastikan bahwa anak yang mendapat pendidikan homeschooling juga mendapat pengetahuan dan pendidikan yang setara dengan anak sekolah lainnya.

  • Bagaimana dengan kebutuhan sosialisasinya? apakah anak tidak menjadi kuper?

Ada point yang sangat menarik yang disebutkan disana mengenai sosialisasi dan social skill. Memang benar walaupun disekolah anak2 bisa berteman satusama lain, tapi tidak pernah diajarkan social skill. Alhasil, walaupun sekolah, tetap saja ada anak yang di cap “tidak bisa bergaul”. Jadi yang penting bagi anak adalah ketrampilan berkomunikasi secara verbal maupun tidak agar bisa menjadi bagian dari masyarakat. Tapi saya berpikir, kalau kita butuh teman seumur utk menjadi sahabat, hal ini bisa saja dibangun dengan mengikuti anak ke suatu klub yang sesuai dengan minatnya.

  • Apakah harus ada sertifikasi/pendidikan khusus untuk orang tua yang mau mengikuti Homeschooling?

Ternyata yang penting bukanlah pengetahuan mengenai HS semata. Tapi komitmen dan kreativitas dari orang tua. Kalau memang komit, masalah apapun akan dicari jalan keluarnya..

Artikel ini “Is homeschool for you?” memberikan point-point yang perlu dpertimbangkan dalam masa-masa pertimbangan..Saat ini, saya juga masih menimbang dan terus mencari yang terbaik untuk Fabian.

Saya sungguh mengharapkan masukan mengenai pendidikan anak dari orang tua yang lain yang sudah berpengalaman…ditunggu comment-nya ya..

2 responses to “Homeschooling

  1. niat homeschooling?😮
    kalau g sih tetap mendingan diserahkan pada ahlinya,menganut paham spesialisasi, bahwa makin spesialis seseorang hasilnya akan makin baik
    dengan demikian maka seorang guru (yang bener…tolong dicatat…yang bener) akan lebih baik dari ibunya dalam hal pendidikan formal
    Hemmm,kalau g sih mendingan cari sekolah yang memang gurunya bagus (spesialis)
    Lagian kasihan mama+anaknya kalau terus2an barengan….imho

  2. haha.. ini neh yang jadi pandangan kebanyakan orang… kalau utk masalah yang lain, g setuju, specialist akan memberikan hasil lebih.

    Masalahnya pendidikan anak bukan murni berdasarkan ketrampilan orang yang memberikannya, tapi ada kasih sayang, role model, bakat, minat anak, dsb. Intinya antara mendidik anak yang satu akan berbeda caranya dengan anak yang lain.
    Tp kembali lagi, homeschooling butuh komitmen tinggi dari orang tua. Ini neh yang menjadikannya sangat berat.

    Saat ini g berpikir untuk mencari sekolah yang dapat dipersonifikasikan sesuai dengan anaknya. Jadi perkembangan anak bisa maksimal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s