Cerita Perkembangan Fabian-10 s/d 11 bulan


Sejak memasuki usia 10 bulan, Fabian memperlihatkan minat yang sangat besar terhadap keinginannya untuk berjalan. Walaupun baru saja menguasai berdiri sendiri dengan cukup stabil, dia cenderung melangkah dan biasanya hanya sampai 3-5 langkah. Saya dan suami begitu gembira melihat langkahnya yang kecil dan mengemaskan.. kerap kali kita mengatakan “Excellent Fab… very nice steps!”

Fabian first step Mar 08

Tepat setelah Fabian sembuh dari diarenya, tepatnya minggu menuju 11 bulan, dia dengan bangganya menunjukkan kemampuan berjalannya . Dia mulai melangkah cukup panjang, dengan tangan menjulur ke arah jalannya.. terlihat kegembiraaan diwajahnya ketika dia berhasil mencapai tempat/orang yang ingin ditujunya. Hari-hari dimana Fabian diam dan tidak akan berpindah tempat hilanglah sudah.. Anakku sudah “mobile”. Artinya “Full alert” for moms and dad.

Petunjuk mengenai bagaimana “mengamankan rumah untuk anak” atau “safety at home for infant&toddler” mulai dibaca. Prinsip yang kuingat adalah bila ingin mengamankan rumah, berarti harus memasuki dunia anak/bayi. Jadi mulailah merangkak dan melihat sekitar melalui sudut pandang anak. Apa saja yang dapat dia raih, yang dapat menghalanginya dan apa saja yang dapat mengenai kepala dan anggota tubuh lainnya.

Yang pertama adalah “Colokan listrik”. entah kenapa dia sangat suka memasukan jarinya yang mungil kedalam lubang. Dan yang paling membuat shock jantung adalah lubang colokan listrik.. Jadi mulailah kami menutup semua colokan yang dapat dijangkau oleh Fab. Yang kedua adalah air panas dari water dispenser. Dia suka sekali menarik dan menekan ledeng air di water dispenser, mungkin meniru kegiatan orang dewasa lainnya. so.. No Hot water in dispenser anymore!! yang terakhir adalah semua sudut lancip dan bidang yang tingginya kurang dari tinggi kepala fabian. Nah yang ini, memang harus mengejar kemana pun dia pergi dan menjaga agar kepalanya tidak terbentur..

Dari kemampuan verbal, alias berbicara, Fabian hanya terbatas pada
kata “Mama”, “uuu..”,”mamam”. Mungkin benar kata orang bahwa anak yang bisa berjalan terlebih dahulu, akan lambat dalam berbicara. Padahal setiap hari kita sudah sangat banyak mengajaknya bicara.

Kemampuan motorik halusnya belum berkembang dengan sempurna. Saya membeli mainan dari kayu untuk melatih motorik halusnya. Tapi sepertinya dia lebih senang mengangkat dan membantingnya.. sama dengan semua hal yang dapat dipegangnya.. “dibanting”– motorik kasarnya memang berkembang dengan hebatnya!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s