Orang inovatif, bawaan dari lahir atau berkat usaha?


Sekarang banyak sekali orang yang ingin menjadi creative, atau inovative, setelah melihat keberhasilan beberapa perusahaan diluar yang super creative sepertii google, atau apple. Tapi sebenernya creative itu bisa dilatih,atau sudah bawaan dari lahir?

Hari ini, ada learning forum dikantor,dan kebetulan saya mengambil salah satu artikel dari HBR yang membahas mengenai hal ini. Dikatakan di artikel tersebut bahwa untuk menjadi innovative, sepertiganya ditentukan dari genetik, dan dua pertiga dari usaha.

Tapi temanku tidak setuju dengan hal ini, dia bilang bukannya kebalikannya? soalnya kalau sudah seperti kita ini sekarang, bukannya susah banget merubah supaya bisa lebih innovative?

Nah masalahnya kalau dibilang dua pertiganya karena genetik, kayanya kok Tuhan ga adil yah.. toh kita ga bisa milih siapa orang tua kita. masa iya kita ga bisa mengubah nasib? kalau dua pertiga dari kemampuan kita berasal dr genetik.

Kalau dari bacaan saya sebelumnya mengatakan bahwa sebenarnya yang pengaruh itu bukan genetik. karena genetik itu hanya sebagian kecil dari penentu kemampuan, sifat atau sikap kita. Jadi apa yang pengaruh? ternyata adalah cara didik selama dari bayi sampai jadi tua seperti sekarang ini. Nah sekarang jadi beda tipis yah.. kan didikan itu tergantung dari orang tuanya. dan seperti yang saya baca juga, didikan yang paling ampuh dari orang tua adalah dari contoh..

Nah kalau sekarang ada yang merasa, oh saya keras kepala seperti papa, ini sebenernya bukan karena dari DNA/genetik yang sudah tidak bisa diubah. Tapi selama dia berkembang, dia mencontoh ayahnya bersikap dan menganggap itu sebagai salah satu cara bersikap yang ideal.

Wah jadi kalau dipikir-pikir, ga beda jauh ya antara pengaruh genetik dan pengaruh didikan. toh kalau orang tuanya tidak berusaha mencari tau cara didik yang lebih baik, mereka akan menduplikasi diri mereka kepada anaknya.

Nah berarti masih ada harapan utk semua orang tua di luar sana yang ingin agar anaknya memiliki kemampuan, kepribadian yang lebih baik dari diri mereka. caranya dengan lebih banyak mencari tahu mengenai pendidikan anak.

Disambung dari creative/innovative yang menjadi topik kita hari ini, kalau memang bisa dilatih, bagaimana caranya? dari artikel HBR dikasih sedikit clue, sikap apa yang bisa membuat orang menjadi lebih innovative. Tapi syaratnya harus dilatih terus menerus, seperti pada saat binaragawan melatih otot mereka.

Sikap yang dimaksud adalah:
1. Questioning = jangan hanya bertanya bagaimana caranya, tapi kenapa begini, kenapa tidak begitu
2. Observing = memerhatikan sekitar layaknya antropologis, sehingga ide bisa bermunculan
3. Experimenting = berani mencoba, membuat pilot project dan belajar dari kesalahan
4. Networking = mengetes idenya dari berbagai perspective yang berbeda domain yang didapat dari sini
5. Associating = menghubungkan hal yang secara kasat mata tidak berhubungan, membuat hypotesa berdasarkan hasil analisa

Ayo sekarang cari berbagai macam aktifitas yang bisa melatih mereka lebih creative. Salah satu cara yang disebutkan di HBR adalah menyempatkan diri selama 15 menit sehari untuk menuliskan pertanyaan yang dapat merubah status quo dalam organisasi/diri seseorang..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s