Bagaimana caranya menjadi orangtua yang ideal? Perfect parent?


Is there any guide to be a good parent? Pertanyaan ini menjadi teka-teki yang sulit sekali dipecahkan oleh saya sebagai mama baru dari seorang anak laki-laki yang sangat aktif.  Selama 3 tahun pencarian guide ini, melalui buku, internet, pengamatan, dll,  saya akhirnya mendapat satu inspirasi dari buku Seth Godin yang baru “Linchpin”.

Dalam buku dijelaskan bahwa selama beratus-ratus tahun, kita membangun suatu sistem masyarakat yang membuat manusia seperti robot. Hal yang mendasarinya adalah, bila satu tugas dapat dipecah-pecah menjadi bagian-bagian kecil,  pada akhirnya dapat dilaksanakan oleh siapapun dengan instruksi  yang jelas (step-by-step instruction/how to). Sehingga untuk mengerjakan bagian kecil itu, biaya resource dapat ditekan mendekati gratis.

OMG.. ternyata pola ini juga terjadi pada saat kita membesarkan anak!

Sebagai orang tua baru, kita seperti clueless dengan bagaimana caranya membesarkan anak. Mungkin untuk kebutuhan mendasar yang terkait fisik, kita bisa mendapatkan  instruksi yang cukup jelas. Misal bagaimana memberikan nutrisi yang terbaik untuk anak, apa saja nutrisi yang harus diberikan, atau imunisasi apa yang harus diberikan, dll.

Itupun kadang, pengetahuannya masih belum merata antara satu orang tua dengan orang tua lainnya. Ada yang dari awal sudah mempersiapkan kehamilannya dengan membekalkan diri dengan pengetahuan seputar perkembangan janin, hal yang perlu diperhatikan selama kehamilan, sampai persiapaan persalinan, cara memberi ASI, dll. Ada pula yang dengan otodidak menghadapi semua tahapan tanpa ilmu/pengetahuan apapun, kecuali nasihat turun temurun dari Ibu/Ibu mertua.

Sekarang kalau ditanya bagaimana cara membesarkan anak agar semua potensinya dapat terbina dan menjadi manusia yang berguna, berakhlak, dan bahagia, … apakah ada yang bisa menjabarkanya seperti instruksi pada saat kita memiliki HP baru?

Perdebatan pengaruh nurture (perawatan anak)  dan nature (bawaan genetik anak) terhadap kepandaian/kesuksesan anak  saja tidak dapat dijawab dengan yakin. Keduanya sepertinya saling mempengaruhi dan mempunyai andil tertentu.

Lalu bagaimana menjawab pertanyaan orang tua yang frustasi dengan anaknya yang tidak dapat diatur, tidak memiliki disiplin dan tidak mau mendengar nasihat dari orang tuanya. “Seharusnya saya melakukan apa, agar anak saya mau menurut?”

Kunci jawaban dari misteri ini terletak pada cara kita mencari jawaban. Kalau kita mencari instruksi step-by-step yang jelas dan dapat diterapkan disemua anak, maka kita tidak akan memperoleh jawaban.

Manusia adalah mahluk Tuhan yang unik, yang berbeda bahkan dalam kembar sekalipun. Banyak kasus dimana sifat antara adik kakak yang bertolak belakang, padahal dididik dan dirawat dengan cara yang sama, dilingkungan yang sama dan dengan kasih sayang yang sama.

Seharusnya yang kita cari adalah pedoman bagaimana mencari cara merawat anak yang tepat untuk diterapkan dimasing-masing anak.  Kuncinya adalah “mencari”.  Semua orang tua harus dapat mengenal anaknya dengan baik, apa yang membuat dia bersemangat, hal apa yang dia kuasai dengan mudah, apa yang menarik untuk dia. Lalu dengan panduan mengenai pengetahuan apa saja yang esensi utk diajarkan, kita mencari cara yang tepat utk mengajarkan ke anak kita.

Misal:

Topik : menghormati orang lain.

Cara utk mengajarkan topik ini, bisa berbagai macam. Ada anak yang memang secara sifatnya menurut dan mau mendengarkan, mungkin cukup dengan diberi cerita atau penjelasan, dia sudah dapat mengerti.  Tapi ada juga yang tidak mengerti kalau hanya diberikan penjelasan secara teori, tapi harus di praktekan (seperti semacam praktikum). Ada juga yang harus diberi teladan dan diberi contoh terlebih dahulu.

Begitu banyak cara untuk memberi pengetahuan kepada anak, tapi hanya 1 cara yang paling efektif untuk setiap anak anda. Jadi adalah tugas dari orang tua untuk mempelajari hal dibawah ini:

1. mengetahui pengetahuan apa saja yang perlu diberikan kepada anak (matematika, fisika, biologi, bahasa, musik, seni, ekonomi, menguasai emosi, pembentukan karakter, menghormati orang lain, keadilan, dll)

2. mengenal pribadi anak anda secara mendalam (potensinya, cara belajarnya, cara mengemukakan pendapat, dll)

3. mencari cara yang sesuai dengan pribadi anak sehingga pengetahuan yang ingin diberikan dapat terserap dengan baik.

One response to “Bagaimana caranya menjadi orangtua yang ideal? Perfect parent?

  1. Nice article…sbenarnya sudah banyak referensi tentang pengasuhan yang baik dan pengasuhan itu sendiri sudah menjadi suatu ilmu tersendiri dikarenakan sudah banyak ilmuwan mulai dari psikolog, ahli gizi, dan dokter yang melakukan penelitian ilmiah tentang ini. Idealnya sebelum jadi ortu memang harus banyak belajar terlebih dahulu sehingga terhindar dari kebingungan-kebingungan sebagai ortu. Langkah selanjutnya setelah berusaha mengasuh anak dengan ilmu yang memadai adalah menyerahkan hasil usaha kita kepada sang Pencipta karena pada akhirnya segala usaha kita tergantung pada Nya. Ortu harus banyak berdoa akan hidup anaknya karena di luaran sana buanya..k sekali hal-hal negatif yang di luar kendali ortu berpotensi memberi pengaruh negatif bagi kehidupan anak.

    samarakita.net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s