Parent Workshop Juli 2010: Recode your change DNA and Myelin by Rhenald Kasali


Rabu 22 juli 2010, highscope mengadakan parent workshop untuk semua orang tua dari murid-murid mereka di cabang utama mereka (TB Simatupang).  Dalam acara ini, mereka mengundang bapak Rhenald Kasali, pengarang buku Recode Your Change DNA, Myelin, dan beberapa buku terkenal lainnya. Sebenarnya agak males utk ikut acara ini, berhubung jarak tempuh yang harus dilewati dari kantor di jakarta timur, ke TB simatupang di jakarta selatan. Tapi karena saya baru saja membaca buku Talent Code (Daniel Coyle), yang bercerita mengenai Myelin, saya jadi penasaran.. “apa yang akan dikatakan oleh bapak yang satu ini?”

Berikut catatan saya sewaktu mendengar seminar ini.. Harap maklum, karena nyatetnya pake BB, jadi kalimatnya pendek-pendek.. ribet dengan keypad yang mungil itu🙂

Dari pengetahuan ttg Myelin -> disimpulkan bahwa “muscle memory dan brain memory harus disatukan
Latihan dan skill jgn dipisahkan.

Tiga hal yang menjadi kunci sukses: Potensi, change dna, behaviour genetik
Untuk mencapai tujuan, manusia harus menemukan “Pintu”nya. Perjalanan ini dibimbing oleh belief,pegangan, pekerjaan, profesi,hobby, keluarga. Orang yang byk berlatih utk networking, mendatangi & mencari pintu, mengetuk, belajar menangani tolakan akan terlatih untuk lebih cepat menemukan pintu suksesnya.

Untuk menjadi Enterpreneur- jalurnya adalah latihan, bukan kuliah. Oleh karena itu, dosen UI ini pernah meminta murid2nya utk jualan di jalan, untuk mendapat pengalaman. Bukan hanya teori yang biasanya diberikan oleh universitas.

Untuk recode Change DNA, resepnya adalah:
*Open mind- keterbukaan thd paradigma baru, manusia-semua formula
*Conciousness- disiplin
*Agreeableness-jgn egois
*Extrovertness – menjelaskan pikirannya
*Neurotism – menangapi tekanan

“Talent is not enough”
Talenta = kecerdasan or IQ? Nope! (cari info ttg Frogi?? Belajar lewat fotografi, Opus11)

Prinsip Myelin- kegiatan yang dilakukan terus menerus– akan menebalkan myelin-dan menjadi mudah untuk dilakukan dan akhirnya menjadi skill orang tersebut

Intangibles skill yang diperukan:
External –> Reputasi, trust, brand image, brand loyalty, support
Internal –> Values, teamwork, etc

Luck is somewhere when opportunity meets preparation – seneca
Cari peluang dan prepare.
Org berpikir positif- kreatif
Org berpikir negatif – egois dan agresif

Jadi intinya adalah dalam mendidik anak, tidak cukup dengan memberikan mereka teori, yang biasanya dilakukan oleh sekolah-sekolah di Indonesia. Kesuksesan justru datang dari latihan dan trial. Semakin banyak berlatih, maka semakin mudah kegiatan itu dilakukan. Seperti yang dikatakan dalam buku outlier. Mereka yang sukses dibidangnya telah mendalami bidang tersebut dan berlatih dengan jumlah jam lebih banyak dari orang lain. Sehingga setelah 10000jam, mereka akan menjadi ahli dibidang tersebut.

Semoga mencerahkan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s