Jarak umur antar anak..


Pernahkah bertanya, sebenarnya berapa jarak umur  yang ideal antara anak pertama dan kedua dan seterusnya. Ada yang berpendapat bahwa semakin dekat, semakin baik karena proses pemeliharaannya agak berbarengan plus tidak perlu repot dua kali. Ada juga yang malah berpendapat kalau semakin jauh semakin baik, karena masing-masing akan mendapat perhatian yang cukup plus yang besar sudah dapat diberi pengetahuan.

Fabian sudah berumur 3 tahun 3 bulan, dan sekarang saya sedang mengandung dedenya yang sudah memasuki bulan ke 7. Berarti, pada saat adiknya keluar, Fabian akan berumur 3 1/2 tahun. Apakah ini jarak yang ideal?

Terus terang, saya lebih memilih yang berjarak minimal 3 tahun. Alasan pertama adalah butuh 2 tahun untuk memberikan ASI secara maksimal untuk anak pertama. Selain itu, butuh waktu untuk sang ibu untuk mengatur hormonnya, belajar mengendalikan emosinya, dan mengenal bagaimana cara yang tepat untuk berkomunikasi dan mendidik anak pertamanya.

Bila diamati dari perkembangan Fabian selama 3 tahun ini, di tahun pertama adalah waktu untuk mengembangkan kemampuan dasar, seperti makan, minum, duduk, berjalan, memegang barang, mendengar, melihat, dan kemampuan dasar lainnya. Pada tahun ini, seharusnya semua kemampuan akan dimiliki oleh semua anak, hanya yang berbeda adalah seberapa cepat anak mereka menguasai. Itupun sebenarnya tidak ada perbedaan yang cukup besar antar achievement yang satu dengan yang lain.

Di tahun kedua, adalah tahun dimana Fabian mulai menunjukkan karakteristiknya, yang aktif, menonjol di bidang fisik. Di tahun ini, bagaimana orang tua memperlakukan dia atau memberi contoh, sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter. Selain itu, orang tua bisa mulai melihat kecerdasan apa yang lebih menonjol dan memberi stimulus yang lebih dibagian tersebut. Menurut saya bila ditahun ini, anak kedua sudah lahir, maka anak pertama akan mulai dilatih untuk mendapat perhatian lebih sedikit, atau dilatih utk menjadi “anak  sulung” yang harus mengalah, mengerti dan lebih besar dibanding adiknya.

Di tahun ketiga, Fabian mulai mengembangkan kemampuan berkomunikasi, rationalisasi dan terus mengembangkan area yang dia sukai. Dia sudah mulai bisa diberi pengertian dan “diajak berbicara”, dan mulai menunjukkan interest dibidang-bidang tertentu dan memberikan durasi waktu yang lebih untuk bidang yang dia sukai.

Dari pengalaman yang saya alami sendiri dalam membesarkan Fabian, sepertinya 3 tahun adalah waktu minimal jarak antar anak, kecuali bila sang ibu sudah cukup berumur sehingga secara medis tidak memungkinkan bila ingin memperoleh 2 anak dengan jarak 3 tahun.

Bagaimana menurut anda?

4 responses to “Jarak umur antar anak..

  1. Aku setuju dengan pemikiran mba henny. Memang sebaiknya kelahiran anak berjarak minimal sekitar 3 tahun supaya bs lebih optimal dalam perkembangan masing2 anak, karena sifat dan karakter yang dibentuk merupakan dasar dr kepribadian untuk ke depannya =)
    Bila terlalu dekat, anggap saja dalam 1 tahun sudah beranak lagi, perhatian untuk kedua anak tersebut akan terbagi dan ortu kewalahan dalam memberikan perhatian pada perkembangan masing2 anak.
    Thanks for the article, mba henny, ditunggu kelahiran anaknya =)

  2. terlalu jauh ga sih?
    ntar 3 taon lagi anak ketiga???
    ga kurus kurus dong…….

  3. kalo cuma dua anak ada kemungkinan terjadi sibling rivalry, makanya aku pingin lebih dari 2.
    Jarak 1 tahun ga masalh, seperti ibu yg punya anak kembar. Yang penting ibu siap secra ilmu dan mental

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s