Cerita Fabian dan Rena sbg kakak dan adik


Rena sudah berumur 7 bulan. Itu berarti 7 bulan lamanya Fab “sah” jadi koko dan diperlakukan sebagai anak yg lebih besar. Penasaran, seperti apa sikap fab ke rena dan sebaliknya?

Saat ini, mereka adalah pasangan koko dan dede yg ideal! *thanks God *semoga berlangsung selamanya. Seberapa marahnya Fab, dia tidak memukul atau memarahi Rena. Malah Fab suka sekali memeluk dan mencium dedenya sambil mengatakan”sayang” (padahal mama dan papanya saja tidak mau dipeluk/cium lagi). Bila Rena menangis , Fabian akan marah kepada org yg membuat Rena menangis. Pernah di marah ke dokter anak yg memvaksin rena atau susternya yang memaksa Rena utk makan MPASI.

Bahkan bila mainan Fab direbut, dia hanya marah sebentar, lalu mau meminjamkan mainan lain yang tidak sedang dia mainkan utk rena. Ya, rena pun main mobil2an tomica..

Sebelumnya saya cukup khawatir dengan “sibling rivalry”. Mengingat masa kecilku penuh dgn pengalaman “berkelahi” dengan adik laki-lakiku. Sebelum Rena lahir, saya membekali diri dengan beberapa buku mengenai topik ini dan melakukan persiapan.

Biasanya, yang menjadi fokus org tua adalah bagaimana bersikap adil terhadap kedua anak. Kalau bisa membagi waktu dan perhatian yg adil, sama rata. Tapi ternyata, bukan itu solusinya. Kalau dibandingkan, waktu saya dgn rena lebih banyak daripada dgn fab, karena rena masih menyusu dan harus digendong2. Tapi fab bisa mengerti hal ini.

Ternyata yg lebih penting adalah bagaimana meyakinkan bahwa kita adalah keluarga yg saling menyayangi. Walau ada Rena, papa dan mama tetap sayang Fab, dan tidak ada persaingan dalam menyayangi. Walau saya tidak bisa menemani fab main selama dulu, tapi dia tahu persis saya tetap menaruh perhatian untuknya.

Pelajari apa yg penting utk anak, pada saat itu tuangkan perhatian penuh untuknya.walau dari segi waktu tidak lama, dia tetap merasa bahwa kebutuhan perhatiannya dipenuhi.

Kalau saya harus membagi waktu sama persis utk kedua anak saya, sepertinya 24jam sehari tidaklah cukup. Mengingat pagi harus pergi kerja dan pulang sudah malam.

Bila mereka sudah nyaman satu sama lain, kadang malah fabian mau bermain bersama dedenya. Dia sering meminta utk baca buku sama Rena, atau main mobil sama rena.
Dedenya pun bisa mentolerir kokonya, bila susternya sedang memberi makan kokonya, dia dgn tenang duduk disebelah suster, menunggu kokonya beres makan.

Semoga awal persaudaraan yg indah ini bisa berlangsung seumur hidup mereka.. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s