“The secret” utk menjadi org tua (papa or mama)


Pernah membaca buku the secret? Teori yang mengajak org untuk percaya dgn pikiran positif dapat memberi hasil positif dan juga sebaliknya.

Hasil renungan akhir2 ini menunjukkan bahwa teori ini juga berlaku dalam membesarkan anak. Hal paling sederhana..larangan dgn kalimat negatif, malah justru dilakukan anak. Ketika anak di bilang “jangan lari”,  malah anak? berlari sekerasnya. Atau “jangan berteriak” disambut dgn tangisan dan teriakan.

Contoh lain adalah anak yg suka marah dan membangkang bila diminta makan atau mandi dll. Kalau diingat, anak tidak dilahirkan dgn kebiasaan tertentu. Waktu bayi dia tidak memberontak atau membangkang, jadi sifat itu bukan bawaan lahir atau dari gen. Lalu dari mana muncul sifat buruknya?

Coba perhatikan reaksi kita sendiri terhadap rengekan anak. Apakah kita berteriak dan marah, atau malah dengan perhatian penuh mencari penyebabnya dan bereaksi yg sesuai dgn akar masalah rengekan tersebut?

Saya sewaktu memiliki anak pertama, masih bingung ketika anak mulai pada tahap tantrum. Pertama mencoba sabar, tapi kalau berlanjut… Akhirnya saya tidak sadar dan mulai diambil alih oleh emosi. Semakin saya emosi,  biasanya anak malah makin bertingkah dan menyebalkan sehingga kita semakin emosi dan kadang melakukan paksaan dgn pikiran kalau dibiasain, dia malah tambah kurang ajar.

Coba stop sejenak…. Kalau dipikirkan baik-baik, awal anak mulai membangkang adalah dengan mencontoh sikap orangtuanya pada saat memaksa anak.

Bila reaksi kita berlangsung terus merus, anak akan semakin mencontoh dan semakin sulit diatur.

Jadi kecerdasaan emosi adalah kunci utama utk menjadi orang tua. Pada saat emosi mengambil alih logika, apalagi pd saat masih bayi, kita sangat lelah dan kurang tidur, maka keadaan malah bertambah buruk dan kita semakin emosi. Hal ini seperti efek bola salju.

Begitu pula sebaliknya. Bila org tua bisa dengan tenang memperhatikan dan mengenal kebutuhan anaknya, yg bisa berbeda dgn anak lain (sekalipun kembar), anak akan jauh lebih tenang. Mereka mencontoh bagaimana cara mamanya mendengar dan memperhstikan. Dan pada akhirnya orang tua menjadi lebih mudah berkomunikasi dgn anak dan anak menjadi lbh bisa mendengar dan mengerti.

Seperti the secret, anak yg dianggap baik oleh org tuanya akan semakin baik dgn mencontoh orang tuanya  sendiri.begitu pula sebaliknya.

Semua berawal dari pikiran kita. Contoh kalau anak dipikir sebagai beban, dia akan berkelakuan seperti yg kita pikirkan,  karena sikap kita secara tidak langsung menarik mereka utk berbuat demikian.

Setelah pikiran dpt dikendalikan, orang tua juga perlu pengetahuan ttg bagaimana perkembangan anak dan cara membesarkan sesuai tahapan usianya.

Yg terakhir adalah selalu jadi teladan utk anak. Semua sikap, perkataan bahkan cara pikir kita adalah contoh yg diikuti oleh anak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s