Obrolan sebelum tidur antara Fabian dan papanya


Kemarin malam, tiba-tiba Fabian bilang ke papanya, “pa, nanti kalau Fafab dah 10 tahun, jangan minta kiss lagi ya”. Memang papanya sering kali meminta fab untuk mencium papanya di kesehariannya. Kadang saking sulitnya mendapat ciuman fab, papanya kadang minta ciuman sebagai syarat kalau mau beli mainan, atau sekedar minta ditemani main.

Lalu papanya bertanya,”memang kenapa fab?”. Dengan tegasnya Fabian bilang,”iya, kan bosen kiss terus dari kecil. Kalau umur 2 taon boleh, 1 tahun boleh,  0 tahun boleh. Kalau 3,4 tahun udah ga usah.”

Papanya bilang,”tapi kan fan, papa sayang banget sama fab, jadi papa minta kiss sbg tanda sayang. Kalau gitu, papa minta kiss sama siapa?”. “sama mama aja” sahut fab. “kan papa sayangnya sama fab, jadi minta kiss nya sama fab dong. Sayang banget..banget..banget..”

Lalu fab tiba-tiba bertanya “kalau sama dede kekey sayang banget banget banget ga pa?” papanyamenjawab “sayang juga fab, tapi lebih sayang sama fab. Kan kekey keluarga besar, kalau fafab, rena,mama dan papa keluarga inti.”

“papa, kekey keluarga kecil dong. kan kekey masih kecil, kalau sudah besar, baru keluarga besar “, sahut fabian.

saya dan papanya tersenyum mendengar argumen dia.

selain itu fab jg mulai menanyakan pertanyaan y makin sulit. sewaktu diminta berdoa malam, dia blg tidak mau, karena doanya lama. waktu saya bilang, “masa Tuhansudah kasih waktu 24 jam sehari, fab ga mau kasih beberapa menit utk Tuhan Yesus?”. Fab malah bertanya, Tuhan Yesus ada dimana ma. saya jawab ada dihati kita sambil menunjuk dadanya. “Tapi, waktu fafab ke gereja, ga liat Tuhan Yesus. kan gereja rumahnya Tuhan Yesus”.

nah loh… saya bilang Tuhan Yesus tidak bisa dilihat fab,tapi Dia selalu temanin kita. kalau fab mau berbicara sama Tuhan, lewat doa, pasti didengar. Fab malah bertanya” kok ga bisa dilihat,memang Tuhan Yesus sudah meninggal?”
saya jawab “Tuhan Yesus ada didunianya jaman dulu, dan sudah disalib fab. tapi Dia bangkit dan menjadi Roh kudus

“.Fab tetep bertanya jadi sudah meninggal ya ma?

.

akhirnya saya menyadari mungkin belum waktunya. jadi saya langunf alihkan, sudah fab bobo dulu besok kan harus bangun pagi.

Fab malah bilang”ayo mama pilih, tidur maleman atau bangun pagi tapi tidur ntar lagi”. lah.. pilihan yg aneh…

One response to “Obrolan sebelum tidur antara Fabian dan papanya

  1. wah, rasa ingin tahu yg besar, mba henny =) semakin lama semakin sulit menjawab pertanyaan anak kecil dgn baik dan tepat sasaran, hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s